Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?
Advertisement . Scroll to see content

Hingga Agustus 2019, Utang Pemerintah Tembus Rp4.680 Triliun

Selasa, 24 September 2019 - 22:44:00 WIB
Hingga Agustus 2019, Utang Pemerintah Tembus Rp4.680 Triliun
Gedung Kementerian Keuangan (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah hingga akhir Agustus 2019 sebesar Rp4.680,1 triliun. Realiasasi itu setara 29,80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), masih di bawah batas 60 persen dari PDB.

Posisi utang saat ini mengalami peningkatan Rp317 triliun dibandingkan dengan posisi Agustus 2018 yang sebesar Rp4.363,1 triliun. Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2019 mengalami penurunan sebesar Rp76,5 miliar dari Rp4.603,6 triliun.

Mengutip data APBN Kinerja dan Fakta (KiTa), Selasa (24/9/2019), posisi utang pemerintah pusat itu terdiri dari pinjaman maupun penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).

Adapun utang pemerintah berasal dari pinjaman mencapai Rp798,28 triliun. Terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp7,69 triliun dan dari pinjaman luar negeri sebesar Rp790,5 triliun.

Pinjaman luar negeri itu jika dirinci berasal dari bilateral sebesar Rp316,37 triliun, multilateral Rp435,13 triliun, dan komersial Rp39,09 triliun.

Sedangkan dari penerbitan SBN tercatat sebesar Rp3.881,9 triliun. Terdiri dari penerbitan SBN denominasi Rupiah mencapai Rp2.833,4 triliun, berasal dari Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp2.343,6 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp489,7 triliun.

Sementara SBN dari denominasi valas tercatat sebesar Rp1.032,6 triliun, berasal dari SUN sebesar Rp832 triliun dan SBSN sebesar Rp216,4 triliun.

Di sisi lain, hingga akhir Agustus 2019 pemerintah telah melakukan pembiayaan utang sebesar Rp284,7 triliun. Angka tersebut mencapai sekitar 79,3 persen dari target APBN tahun ini yang sebesar Rp359,2  triliun.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut