Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RCTI, MNCTV, GTV dan iNews Siap Jadi Teman Puasa Sepanjang Ramadan dari Waktu Berbuka hingga Malam
Advertisement . Scroll to see content

HT: Pilkada Serentak Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2018

Kamis, 26 Oktober 2017 - 18:54:00 WIB
HT: Pilkada Serentak Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2018
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pilkada serentak yang berlangsung tahun depan diprediksi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan pertumbuhan konsumsi masyarakat diproyeksikan mengalami peningkatan saat ajang pesta demokrasi itu berlangsung.

Demikian disampaikan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam Manager Forum XXIX bertajuk '2018 Economic Outlook Corporate Update', di Gedung iNews Center, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

"Logikanya local government spending akan meningkat. Dengan asumsi itu ekonomi kita di 2018 akan terbantu," kata HT.

Dia menerangkan, sebanyak 17 Provinsi dan sekitar 150-an Kabupaten/Kota akan menggelar pesta demokrasi di 2018. Jika dikalkulasikan, pesta demokrasi serentak itu akan melibatkan 80% dari penduduk indonesia. Itu artinya, akan ada aktivitas ekonomi yang besar saat Pilkada serentak berjalan.

"Provinsinya besar-besar, Kabupaten/Kota juga besar-besar, dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Lampung, Kaltim, NTB, Maluku, Maluku Utara, juga banyak daaerah besar," ucap dia.

Berdasarkan asumsi itu, HT optimistis pertumbuhan ekonomi 2018 semakin baik, yang berdampak pada peningkatan konsumsi masyarakat.

Selain itu, dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati alokasi dana desa hingga Rp766,2 triliun.

Bujet dana desa yang besar itu dinilai menjadi salah satu andalan pemerintah dalam menggenjot pertumbuhan konsumsi dan aktivitas ekonomi di daerah-daerah di 2018.

HT menyebut, saat ini jumlah desa di Indonesia sekitar 84 ribu desa. Dengan asumsi bujet Rp800 juta per desa, maka diprediksi aktivitas ekonomi setempat akan bergairah.

"Pak Jokowi sangat masif memberi bantuan ke daerah-daerah termasuk bantuan ke desa-desa. Ini pasti akan membantu aktivitas ekonomi dan konsumsi," ujar HT.

Editor: Super Admin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut