IHSG Turun 0,33 Persen, Rupiah Melemah ke Rp14.660 per Dolar AS
JAKARTA, iNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah sama-sama melemah pada jeda sesi pertama perdagangan Jumat (24/8/2018) siang.
IHSG bergerak di dua zona sebelum akkhirnya parkir di area negatif setelah turun 19,78 poin atau 0,33 persen ke 5.963,21 poin.
Mengutip RTI, dari total 441 saham yang diperdagangkan, 127 menguat, 181 melemah, dan 133 stagnan. Frekuensi perdagangan terjadi 153.197 kali dengan nilai transaksi Rp2,81 triliun dan 3,61 miliar lembar saham diperjualbelikan.
Dari sembilan sektor penggerak IHSG, hanya dua sektor yang naik sementara sisanya turun. Sektor aneka industri menjadi pemberat utama indeks setelah melemah 1,15 persen, diikuti konsumer 0,73 persen, dan industri dasar 0,62 persen. Sektor keuangan menjadi penahan IHSG melemah lebih dalam setelah naik 0,66 persen.
Sejumlah saham yang menguat dan masuk dalam daftar top losers antara lain:
- PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp825 (2,36 persen) ke Rp34.175
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp325 (1,67 persen) ke Rp19.150
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun Rp375 (2,48 persen) ke Rp14.775
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp150 (1,99 persen) ke Rp7.400
- PT HM Sampoerna Tbk (HSMP) turun Rp50 (1,34 persen) ke Rp3.670
Sementara saham-saham yang naik dan melawan arus pelemahan IHSG antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp575 (2,34 persen) ke Rp25.150
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 (0,76 persen) ke Rp6.650
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp75 (1,42 persen) ke Rp5.375
- PT JAPFA Tbk (JPFA) naik Rp130 (5,86 persen) ke Rp2.350
- PT Malindo Feedmil Tbk (MAIN) naik Rp25 (1,68 persen) ke Rp1.510
Investor asing kembali mencatat aksi beli bersih (net buy) Rp56,65 miliar di pasar reguler dan Rp59,09 miliar di seluruh pasar, termasuk pasar negosiasi dan pasar tunai.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot masih terdepresiasi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 22 poin atau 0,15 persen ke 14.660 per dolar AS.
Editor: Rahmat Fiansyah