Indonesia Siap Impor 298.000 Ton Daging Sapi dan Kerbau dari Australia hingga Meksiko

Ferdi Rantung · Kamis, 21 Januari 2021 - 12:18:00 WIB
Indonesia Siap Impor 298.000 Ton Daging Sapi dan Kerbau dari Australia hingga Meksiko
Indonesia akan mengimpor daging sapi dan kerbau sebanyak 298.000 ton dari berbagai negara pada tahun ini. (Foto: ilustrasi iNews.id/Rachmat Kurniawan)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan mengimpor daging sapi dan kerbau sebanyak 298.000 ton dari berbagai negara pada tahun ini. Impor itu untuk menutupi defisit antara kebutuhan dan produksi daging di dalam negeri.

"Bulan Februari 2021 nanti direncanakan akan dimulai pengapalan sapi dari sumber negara lain yaitu Meksiko untuk menambah stok sapi bakalan di Indonesia," ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), Nasrullah, Kamis (21/1/2021).

Meksiko adalah negara asal impor daging sapi baru meski tak diketahui berapa besar kuota impornya. Nasrullah mengatakan, selama ini Indonesia rutin mengimpor sapi bakalan dari Australia.

Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa memperkirakan ada defisit daging sapi sebesar 223.142 ton. Kekurangan itu berasal dari proyeksi produksi dan stok dalam negeri sebesar 473.814 ton dan kebutuhan 696.956 ton.

Untuk memenuhi kekurangan itu, kata Fadjar, pemerintah akan mengimpor sapi bakalan sebanyak 502.000 ekor setara daging 112.503 ton, impor daging sapi sebesar 85.500 ton, serta impor daging sapi Brasil dan daging kerbau India dalam keadaan tertentu sebesar 100.000 ton. Total, kuota impor daging sapi mencapai 298.000 ton.

Menurut Fadjar, angka impor tersebut turun 13,01 persen dibandingkan tahun lalu. “Kita berharap tren penurunan impor ini terus berlanjut sejalan dengan meningkatnya produksi daging dalam negeri,” ucapnya. 

Editor : Rahmat Fiansyah