Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Rabu, 01 April 2026 - 13:16:00 WIB
Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi
Ilustrasi harga BBM hingga daging dapi dorong inflasi di Maret 2026. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Maret 2026 terjadi inflasi sebesar 0,41 persen secara bulanan (month-to-month). Angka ini didorong dari harga bahan bakar minyak (BBM) hingga daging sapi.

“Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 1,07 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,32 persen. Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok ini adalah ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng serta daging sapi,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Kemudian, pada Maret 2026, kenaikan harga bensin dan tarif angkutan antarkota menjadi pendorong utama pada kelompok transportasi. Namun, tekanan tersebut berhasil diredam oleh penurunan tarif angkutan udara.

“Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah bensin dan tarif angkutan antarkota dengan andil inflasi terhadap umum masing-masing 0,04 persen dan 0,03 persen. Tarif angkutan udara menjadi peredam inflasi pada kelompok ini dengan andil deflasi terhadap umum sebesar 0,03 persen,” jelas Ateng.

Kenaikan inflasi tahunan menjadi 3,48 persen salah satunya dipengaruhi oleh faktor teknis berupa low-base effect dari kebijakan diskon tarif listrik pada awal tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami inflasi tahunan sebesar 7,24 persen.

Meskipun angka tahunan terlihat lebih tinggi, BPS menegaskan bahwa dinamika harga secara umum tetap berjalan sesuai dengan tren fundamental ekonomi nasional.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut