Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lapor ke Prabowo, Mendagri Tito Pastikan Inflasi Terkendali
Advertisement . Scroll to see content

Tiket Pesawat Pemicu Inflasi Mei 0,07 Persen

Selasa, 02 Juni 2020 - 13:04:00 WIB
Tiket Pesawat Pemicu Inflasi Mei 0,07 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sektor transportasi menyumbang angka inflasi tertinggi selama bulan Mei 2020. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sektor transportasi menyumbang angka inflasi tertinggi selama bulan Mei 2020. Padahal, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) pemerintah telah melarang masyarakat mudik sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus tersebut.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan, dari inflasi sebesar 0,87 persen, sektor transportasi menyumbang angka yang paling besar sebesar 0,10 persen. Adapun transportasi yang memberikan andil terbesar inflasi ada tarif angkutan udara.

"Meskipun pemerintah sudah mengimbau untuk tidak mudik masih ada penumpang yang melakukan perjalanan dan kalau kita lihat tarif angkutan udara memberikan andil kepada inflasi 0,08 persen, demikian juga tarif Kereta Api yang memberikan andil sebesar 0,02 persen," ujar Suhariyanto dalam video conference, Selasa (2/6/2020).

Suhariyanto menambahkan, tarif angkutan udara antarkota terjadi di 39 kota dan yang memimpin kenaikan tarif tertinggi di Gunung Sitoli sebesar 38 persen. Namun, jika dibandingkan dengan bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2019, andil inflasi dari sektor transportasi masih tercatat rendah.

"Itu yang menyebabkan transportasi memberikan andil paling besar pada bulan Mei 2020 tapi kalau kita bandingkan pada posisi ramadan atau lebaran tahun tahun sebelumnya tetap saja inflasinya sangat rendah," kata dia.

Selain sektor transportasi, inflasi tinggi lainnya turut disumbangkan oleh kelompok pengeluaran kesehatan sebesar 0,27 persen. Sementara itu, untuk kelompok lainnya masih landai dan tidak memberikan sumbangan kepada inflasi.

"Seperti perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi sebesar 0,12 persen hanya memberikan andil sebesar 0,01 persen. Untuk perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga terjadi inflasi yang juga sangat tipis yaitu 0,04 persen sumbangannya adalah 0,01 persen," ucap Suhariyanto.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut