Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pos Indonesia Bakal jadi Holding Logistik BUMN
Advertisement . Scroll to see content

Ini Untung Rugi Pembentukan Holding BUMN Infrastruktur

Kamis, 07 Februari 2019 - 17:06:00 WIB
Ini Untung Rugi Pembentukan Holding BUMN Infrastruktur
Penyatuan BUMN karya ke dalam induk holding infrastruktur akan menimbulkan masalah karena kultur masing-masing perusahaan berbeda. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Infrastruktur akan berisikan lima perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor infrastruktur. Dengan demikian saham kelima perusahaan dipegang oleh induk holding, yaitu PT Hutama Karya (Persero).

Ekonom Senior Cyrillus Harinowo mengatakan, risiko paling berat dalam pembentukan holding adalah menyatukan kultur enam perusahaan yang berbeda. Pasalnya, setiap perusahaan pasti ingin mengungguli perusahaan lainnya.

"Pasti masing-masing merasa saya lebih dari kamu, sayalah yang seharusnya menjadi leader-nya. Jadi tinggal di situ tinggal kearifan dari yang mengaturnya. Masalah ego, bukan masalah yang lebih prinsip lagi," ujarnya di Menara BCA, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Oleh karenanya semakin banyak perusahaan yang akan diholdingkan maka akan memakan waktu yang lebih panjang. Misalnya seperti Holding BUMN Keuangan di mana terdapat tujuh perusahaan BUMN jasa keuangan.

"Seperti hodling keuangan kan memakan waktu yang lebih panjang. Yang ini (Holding BUMN Infrastruktur) akan lebih mudah diikat, makanya lebih cepat terbentuk," kata dia.

Meski demikian, holding merupakan cara yang mudah untuk membesarkan satu bisnis ketimbang merger. Contohnya, Holding BUMN Tambang yang dengan mudah mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia setelah bergabung dalam satu holding.

"Dengan adanya holding, kekuatan yang tadinya terpecah-pecah akhirnya menjadi terkonsolidasi. Prosesnya adalah kalau dia sukses di awal integrasinya, ini the devil is in the detail. Jadi nanti pasti pada waktu penyesuaian-penyesuaiannya akan banyak hal-hal yang harus diatasi mereka," ucapnya.

Kendati demikian, menurutnya, dari sisi finansial tidak akan memberatkan pembentukan Holding BUMN Infrastruktur. Pasalnya, finansial keenam perusahaan tersebut tidak banyak masalah.

"Karena kebetulan yang diholdingkan perusahaan-perusahaan yang lumayan baik, jadi dari sisi fina

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut