Jakarta PSBB Total, Aprindo Ingatkan Jangan Ada Panic Buying

Rina Anggraeni · Jumat, 11 September 2020 - 09:20:00 WIB
Jakarta PSBB Total, Aprindo Ingatkan Jangan Ada Panic Buying
Masyarakat diminta tidak melakukan panic buying dalam membeli bahan pokok. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey meminta masyarakat tidak melakukan panic buying dalam membeli bahan pokok. Hal ini seiring keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total.

"Kita inginkan jangan ada panic buying karena adanya kepanikan pada kelas menengah atas," ujar Roy Mandey saat dihubungi di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Dia menuturkan, panic buying terjadi karena kekhawatiran sejumlah kelompok yang berasumsi tidak bisa memperoleh bahan pokok dalam jangka panjang. Sikap panic buying dinilai akan menimbulkan kecemburuan sosial pada kelompok menengah ke bawah yang justru kesulitan membeli kebutuhan bahan pokok.

"Kita mencegah panic buying yang dilakukan orang-orang yang berduit yang sosial ekonomi atas yang mereka itu paranoid yang seperti lalu dan berbelanja jumlah yang besar. Kita enggak inginkan dan kalau ada panic buying bisa kecemburuan sosial," katanya.

Dia berharap agar mal atau pusat perbelanjaan maupun ritel modern tidak terkena penutupan saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali diberlakukan di DKI Jakarta. Sebab, mal dan ritel modern khususnya yang ada di dalam pusat perbelanjaan sudah menerapkan protokol kesehatan.

"Supaya PSBB besok kondisinya kita berharap tidak sama dengan PSBB yang lalu. Karena PSBB yang sekarang ini pemerintah sudah bisa memetakan mana sektor yang bisa ditutup dan boleh ditutup," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk