Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen, bakal Minta Traktir Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Januari 2018, Realisasi APBN Tercatat Masih Positif

Selasa, 20 Februari 2018 - 18:51:00 WIB
Januari 2018, Realisasi APBN Tercatat Masih Positif
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 hingga 31 Januari berjalan dengan baik dan capaiannya positif.

Sri Mulyani mengatakan, untuk asumsi makro inflasi tercatat sebesar 3,25 persen dari target 3,5 persen di APBN 2018, tingkat bunga SPN 3 bulan 3,95 persen dari target 5,2 persen, nilai tukar tercatat Rp13.380 per dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak 65,6 dolar AS per barel.

"Harga minyak mengalami deviasi yaitu 65,6 dolar AS per barel lebih tinggi dari asumsi 48 dolar AS per barel. Dengan situasi itu, maka pada 31 Januari realisasi pendapatan negara mencapai Rp101,4 triliun atau mencapai sekitar 5,3 persen dari APBN 2018 sebesar Rp1.894,7 triliun. Jumlah ini mengalami pertumbuhan 14,7 persen dibandingkan Januari 2017 yang realisasinya hanya mencapai Rp88,4 triliun," papar Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Kemudian belanja negara realisasinya mencapai Rp138,4 triliun atau sebesar 6,2 persen dari target APBN sebesar Rp2.220,7 triliun. Capaian ini tumbuh 3,9 persen dibandingkan tahun 2017 yang hanya mencapai Rp133,3 triliun.

Sedangkan untuk keseimbangan primer realisasinya tercatat Rp13,9 triliun atau 15,9 persen terhadap APBN dan tumbuh 37,6 persen dibandingkan Januari 2017.

"Keseimbangan primer minus Rp39 triliun. Kalau dibanding tahun lalu itu lebih baik. Untuk pendapatan negara growth itu melompat lebih dari dua kali lipat," ungkap Sri Mulyani.

Selanjutnya, defisit anggaran tercatat 0,25 persen dari target APBN sebesar 2,19 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan pembiayaan anggaran sebesar Rp21,8 triliun.

"Sampai Januari, kita melakukan realisasi pembiayaan Rp21,8 triliun netto. Di mana dibandingkan dengan realisasi 2017 pembiayaannya telah mencapai Rp82,7 triliun," tuturnya. (Lidya Julita Sembiring)

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut