Jelang Tutup Buku, Penerimaan Bea Cukai Baru 80,78 Persen
SEMARANG, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan bea masuk, bea keluar, dan cukai per 15 Desember 2017 mencapai Rp152,79 triliun atau 80,78 persen dari target penerimaan tahun ini sebesar Rp189,14 triliun.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, dalam pemaparan perkembangan penerimaan DJBC di Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/12/2917) menyebutkan, total penerimaan tersebut meningkat Rp10,43 triliun atau tumbuh 7,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan capaian tersebut, DJBC masih harus mengumpulkan penerimaan bea dan cukai sebesar Rp36,35 triliun dalam kurun waktu dua minggu sebelum memasuki 2018. Heru menjelaskan realisasi penerimaan cukai per 15 Desember 2017 mencapai Rp116,02 triliun atau 75,75 persen dari target sepanjang 2017 yang sebesar Rp153,16 triliun.
"Pencapaian penerimaan cukai tersebut meningkat Rp3,12 triliun atau 10,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara realisasi penerimaan bea masuk per 15 Desember 2017 mencapai Rp33,02 triliun atau 99,24 persen dari target Rp33,28 triliun sepanjang 2017," kata Heru.
Pencapaian penerimaan bea masuk tersebut meningkat Rp3,12 triliun atau 10,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Heru menjelaskan penerimaan bea keluar per 15 Desember 2017 tercatat Rp3,73 triliun atau 135,73 persen dari target Rp2,70 triliun sepanjang 2017. Pencapaian penerimaan bea keluar tersebut meningkat Rp970 miliar atau 35,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Heru sebelumnya mengaku masih optimis target penerimaan bisa tercapai. Pasalnya, dia menyebut di akhir bulan Desember biasanya ada peningkatan penerimaan hingga tiga kali lipat. Bahkan tahun lalu, ia mencatat penerimaan di akhir tahun mencapai Rp45 triliun dalam sebulan.
"Jadi di bulan terakhir ada penerimaan cukai tiga kali lipat dari bulan-bulan normal, ini yang menyebabkan kenaikan. Ini pola yang terjadi dalam dua-tiga tahun terakhir ini. Ini akan melonjak di akhir tahun. Tahun kemarin aja kita dapat Rp45 triiliun di bulan Desember," ujarnya.
Editor: Ranto Rajagukguk