Jembatan Kali Kuto Penghubung Tol Batang-Semarang Rampung H-2 Lebaran
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jembatan Kali Kuto bisa digunakan pada H-2 Lebaran. Sebab, jembatan tersebut berperan penting dalam menghubungkan jalan Tol Batang-Semarang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk tengah mempersiapkan rute pengalihan lalu lintas. Hal ini untuk mengantisipasi arus mudik sebelum pembangunan jembatan tersebut rampung.
"Sebelum bisa dilalui arus mudik, maka kendaraan akan diarahkan keluar Gringsing sejauh 500 meter untuk melintasi Kali Kuto dan masuk kembali ke tol menuju gerbang tol keluar di Krapyak (Semarang). Untuk arus balik akan lebih lancar karena jembatan sudah bisa dilalui,” kata Basuki dalam keterangan resminya, Minggu (27/5/2018).
Saat ini, pembangunan jembatan tersebut dilakukan perakitan langsung di lokasi. Dengan demikian, Jembatan Kali Kuto menjadi jembatan pelengkung baja pertama di Indonesia yang perakitannya tidak dilakukan di pabrik melainkan di lokasi pekerjaan.
"Beratnya 2.400 ton sehingga bila di rakit di Surabaya atau Jakarta, akan kesulitan membawa ke lokasi sehingga dibuat menjadi 12 bagian dan dirakit di lokasi. Selain itu juga akan dikerjakan lantai jembatannya dengan target tanggal 13 Juni 2018 sudah bisa dilewati," ujarnya.
Tol Batang-Semarang pada saat rampung akhir 2018 konstruksi seluruhnya merupakan rigid pavement. Namun, untuk bisa melayani arus mudik 2018 pada H-10, dari total panjang 75 km 57 km di antaranya dengan kondisi perkerasan beton, sisanya 17 km merupakan lapisan beton setebal 10 cm.
Pada ruas tol ini, PT Jasamarga Semarang Batang telah menyediakan empat tempat istirahat. Fasilitas tempat istirahat berupa musala, toilet portable, tenda istirahat, tenda P3K dan SPBU portable. Di antara lokasi tempat istirahat juga disediakan area parkir atau parking bay sebanyak empat lokasi. Untuk penerangan akan disediakan di tempat istirahat dan simpang susun termasuk menggunakan lampu tenaga matahari.
Saat ini pihak kontaktor masih terus bekerja diantaranya melakukan penimbunan, pengecoran maupun perapian pembatas jalan. Pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 74,2 km terbagi menjadi 5 seksi. Seksi 1 Batang-Tulis (3,2 Kkm), Seksi 2 Tulis-Weleri (36,4 km), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 km), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,5 km) dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,4 km). Progres konstruksi keseluruhan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 80 persen.
Jalan tol Batang-Semarang ini merupakan bagian dari tol fungsional dari Brebes Timur hingga Semarang sepanjang 150 km siap untuk dilewati arus mudik pada 30 Mei 2018. Kondisi jalan tol fungsional terdiri dari 132 km merupakan lapisan beton dan 18 kilometer berupa aspal.
Editor: Ranto Rajagukguk