Jokowi Izinkan Impor Gula dan Garam Cukup Rekomendasi Kemenperin

Dita Angga ยท Senin, 05 Oktober 2020 - 15:38 WIB
Jokowi Izinkan Impor Gula dan Garam Cukup Rekomendasi Kemenperin

Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Jokowi mengizinkan industri mengimpor gula dan garam secara langsung. Industri bisa membeli gula dan garam dari luar negeri cukup dengan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Prosedur impor gula dan garam selama ini harus melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag). Sementara Kementerian teknis terkait memberikan rekomendasi impor kepada Kemendag yang memiliki kuasa menerbitkan izin impor.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mengatakan, langkah tersebut diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden. Impor hanya bisa dilakukan oleh industri yang membutuhkan langsung gula atau garam industri.

“Jadi tadi keputusan penting yang saya pikir mendasar dari Presiden, Presiden setuju bahwa industri-industri yang untuk makanan dan industri yang mebutuhkan garam industri, itu mereka mengimpor langsung dengan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian,” katanya, Senin (5/10/2020).

Luhut yakin kebijakan ini bisa mencegah merembesnya gula dan garam industri ke pasar. Pasalnya, industri yang bisa mengimpor bukan lagi pihak perantara.

“Jadi misalnya, industri kaca dia butuh garam, dia impor. Kalau dia melanggar atau membocorkan ke market membuat garam rakyat turun, ya izinnya dicabut,” katanya.

Tak hanya garam, kata Luhut, impor gula nantinya dilakukan industri yang membutuhkan seperti industri makanan dan minuman. "Jadi tidak lagi dari orang lain sehingga itu nanti jadi permainan. Jadi industri makanan misalnya dia perlu gula, dia mengimpor,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah