Jokowi: Jangan Ekonomi Saja Digas, Tapi Covid-19 Malah Naik

Fahreza Rizky ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 21:53 WIB
Jokowi: Jangan Ekonomi Saja Digas, Tapi Covid-19 Malah Naik

Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar seimbang menangani pandemi virus corona (Covid-19). Jangan sampai mengedepankan sektor ekonomi semata sedangkan aspek kesehatan diabaikan. 

Hal itu dinilai justru sangat berbahaya. "Gas dan rem dikendalikan benar. Jangan sampai yang digas hanya ekonominya saja, tapi covid-nya meningkat," ucap Jokowi saat mengunjungi Posko Penanganan Covid-19 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Menurut Jokowi, pandemi Covid-19 telah menyebabkan persoalan kesehatan dan ekonomi. Karena itu, kedua hal tersebut harus benar-benar ditangani dengan baik serta seimbang.

"Kita ini mengendalikan dua hal berbeda, sisi kesehatan yang sangat penting dan sisi ekonomi yang sangat penting, dua-duanya tidak bisa dilepas satu dengan yang lain," ujarnya.

Sebagai informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat pada Kamis (9/7/2020) terjadi penambahan kasus positif virus corona sebanyak 2.657 orang. Total yang sudah terinfeksi pandemi ini 70.736.

Penambahan kasus positif itu tersebar di sejumlah provinsi. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus positif corona terbanyak hari ini dengan 962 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif corona di Jabar capai 4.843.

Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan 517 kasus. Total kasus positif corona di Jatim mencapai 15.484. DKI Jakarta jadi provinsi ketiga penyumbang corona terbesar hari ini dengan 284 kasus. Dengan penambahan itu, hingga saat ini kasus positif virus corona di Ibu Kota mencapai 13.488.

Editor : Ranto Rajagukguk