Jokowi Optimistis Ekonomi Syariah Indonesia Bisa Raih Peringkat Ke-1 Dunia

Dita Angga ยท Jumat, 10 Desember 2021 - 19:57:00 WIB
Jokowi Optimistis Ekonomi Syariah Indonesia Bisa Raih Peringkat Ke-1 Dunia
Presiden Joko Widodo. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis ekonomi syariah Indonesia dapat meraih peringkat ke-1 dunia dalam waktu 3-4 tahun mendatang. 

Menurut dia, optimisme tersebut didasarkan pada perkembangan pesat yang dicapai ekonomi syariah dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. Pada 2014, ekonomi syaroah Indonesia berada di peringkat 14 duni. Namun pada 2020 dan 2021, ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat ke-4 dunia.

“Perkiraan saya insya allah dalam 3, 4 tahun ini akan masuk ke-2 atau ke-1. Kalau growth kalau pertumbuhannya seperti yang kita lihat sekarang, akan cepat sekali. Pasarnya masuk ke semua negara,” kata Jokowi, Jumat (10/12/2021).

Jokowi mengungkapkan, hal itu juga sesuai dengan komitmen pemerintahannya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah di Tahun 2024, sesuai potensi industri halal dan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

“Kita harapkan dengan jumlah penduduk terbesar, jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sebesar 87 persen atau 207 juta jiwa, kita telah berkomitmen untuk menjadi pusat ekonomi syariah di tahun 2024. Dan kita akan berusaha keras untuk itu,” tuturnya.

Jokowi memastikan akan mendorong semua aspek untuk mengembangkan ekonomi syariah di tanah air. Hal ini dilakukan agar negara lain tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

“Baik tadi yang saya sampaikan mengenai pengembangan industri halal, pengembangan sektor keuangan syariah, pengembangan sektor keuangan sosial syariah, pengembangan kewirausahaan syariah. Semuanya akan kita dorong karena memang kita ini adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dan ini saya ulang-ulang terus di mana-mana mengenai ini. Agar negara lain tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” tutur Jokowi.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda