Kabar Gembira untuk Traveler, Seluruh Kantor Imigrasi Bisa Terbitkan e-Paspor Akhir Tahun Ini
JAKARTA, iNews.id - Ada kabar gembira untuk para traveler yang senang bepergian ke luar negeri. Mulai akhir tahun ini, seluruh kantor imigrasi di indonesia sudah bisa menerbitkan paspor elektronik atau e-paspor.
Hal itu, menjadi target yang ditetapkan Direktur Jendral (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim. Dia memastikan 126 kantor imigrasi di Indonesia bisa menerbitkan paspor elektronik paling lambat akhir tahun 2022.
"Insya Allah akhir Tahun 2023 ini semua kantor imigrasi yang berjumlah 126 bisa melayani penerbitan paspor elektronik (e-paspor). Saat ini sedang kami persiapkan infraktrukturnya," ujar Silmy dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (12/5/2023).
Selain menyiapkan infrastruktur sistem pengurusan paspor, Silmy juga menginstruksikan penambahan stok paspor elektronik seiring tren meningkatnya permintaan paspor ber-chip tersebut pada beberapa bulan belakangan ini.
Imigrasi Perkenalkan Paspor Elektronik Lembar Polikarbonat, Ini Keuntungan dan Cara Urusnya
"Harus diakui, saat ini stok blangkonya sedang menipis, tapi kami terus menambah persediaannya untuk memenuhi permintaan paspor elektronik yang makin meningkat," kata Silmy.
Dia mengungkapkan, Direktorat Jenderal Imigrasi tengah menyiapkan rencana untuk menaikan jelas beberapa kantor imigrasi. Hal ini sebagai adaptasi atas perkembangan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Deretan Negara yang Bebas Visa untuk Paspor Indonesia
"Kami pikir kantor imigrasi yang seperti Bandung ini bisa ditingkatkan kelasnya menjadi kelas 1 khusus mengingat beban kerjanya yang tinggi dan lokasinya yang strategis. Saya juga usulkan kantor imigrasi lain untuk dinaikkan kelasnya," ungkap Silmy.
Kehadiran paspor elektronik ini dinilai mampu menyimpan data yang lebih lengkap di dalam chip jika dibandingkan dengan paspor konvensional.
Mengutip laman resmi Kemenkumham, data diri serta data biometrik yang meliputi sidik jari dan wajah pemilik paspor tersimpan dalam sebuah chip yang ada ditengah bagian bawah cover depan buku elektronik paspor.
Data biometrik yang menggunakan standar International Civil Aviation Organization (ICAO) terekam dalam chip yang sangat sulit untuk dipalsukan. Hal ini berpengaruh positif pada keamanan paspor elektronik yang lebih baik ketimbang paspor biasa.
Disamping itu, kehadiran paspor elektronik ini juga membuat pemeriksaan keimigrasian yang lebih cepat. Pemegang paspor elektronik tidak perlu lagi mengantri di booth-booth pemeriksaan keimigrasian di beberapa bandara yang ada di Indonesia, melainkan langsung melalui auto-gate dengan memindai paspor elektroniknya.
Editor: Jeanny Aipassa