KEIN: 2,06 Juta Orang Keluar dari Garis Kemiskinan di Era Jokowi
JAKARTA, iNews.id - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) mengatakan, turunnya angka kemiskinan menunjukkan kebijakan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) di bidang ekonomi terbukti ampuh. Dalam empat tahun terakhir, ada 2,06 juta orang yang keluar dari garis kemiskinan.
Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta mengatakan, angka kemiskinan kembali turun menjadi 9,66 persen atau setara 25,67 juta orang per September 2018. Tren penurunan ini tidak terlepas dari upaya pemerintah menyejahterakan rakyatnya.
“Usaha untuk melepaskan kemiskinan untuk seluruh rakyat Indonesia menunjukan hasil yang positif. Penurunan kesenjangan pendapatan pun akan mendekatkan pada kehidupan yang berkeadilan,” kata Arif, Selasa (15/1/2019).
Arif mengatakan, pemerintah tetap berkomitmen kuat mengentaskan kemiskinan. Hal ini terlihat dari politik anggaran yang mengutamakan sektor pendidikan hingga perlindungan sosial.
Terendah Sepanjang Sejarah, Ini Penyebab Angka Kemiskinan Turun
Pada 2015, anggaran perlindungan sosial mencapai Rp249,7 triliun. Sementara itu, pada 2018, anggarannya meningkat 16,82 persen menjadi Rp291,7 triliun.
Anggaran itu, kata Arif, disalurkan melalui berbagai program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra (bantuan pangan non-tunai), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, Arif menjelaskan, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan daya beli masyarakat. Hal ini dilakukan dengan mengendalikan harga pangan yang ditunjukkan dengan inflasi yang terus terjaga.
“Dapat dibayangkan apabila kebijakan dan komitmen ini terus berlangsung. Berapa banyak jiwa yang bisa terlepas dari kemiskinan dan ini menjadi fokus utama ke depannya,” tutur Arif.
Editor: Rahmat Fiansyah