Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bek Persija Shayne Pattynama Tak Bisa Menolak Lemper hingga Martabak Saat Ramadan
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Jamin Ketersediaan Daging Sapi saat Ramadan dan Idul Fitri

Jumat, 12 Februari 2021 - 18:23:00 WIB
Kementan Jamin Ketersediaan Daging Sapi saat Ramadan dan Idul Fitri
Kementan terus berupaya mengantisipasi kebutuhan dan ketersediaan daging sapi/kerbau serta gejolak harga. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengantisipasi kebutuhan dan ketersediaan daging sapi/kerbau serta gejolak harga. Hal ini khususnya saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021. 

Kebutuhan daging sapi/kerbau secara nasional untuk tahun 2021 mencapai 696.956 ton dengan perhitungan konsumsi per kapita 2,56 kg/tahun. Sementara ketersediaan daging sapi/kerbau lokal hanya 473.814 ton. Maka, kebutuhan dan ketersediaan daging sapi/kerbau nasional sepanjang tahun 2021 masih memerlukan sebanyak 223.142 ton.

"Kekurangan tersebut akan dipenuhi dari impor baik dalam bentuk sapi bakalan, bakalan yang dipotong dan impor daging sapi atau kerbau," ujar Direktur Jenderal melalui Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan Nasrullah dalam keterangan resminya, Jumat (12/2/2021).

Impor yang akan dilakukan pemerintah, perinciannya yaitu dalam bentuk sapi bakalan sebanyak 502.000 ekor, bakalan yang dipotong sebanyak 430.000 ekor atau setara 96.367 ton dan impor daging sapi/kerbau sebanyak 185.500 ton.

"Dari stok akhir tahun 2021 ini, akan didapatkan sebanyak 58.725 ton untuk pemenuhan kebutuhan daging Januari sampai Maret tahun 2022," kata Nasrullah.

Nasrullah juga mengimbau kepada para importir daging yang telah memperoleh rekomendasi dan izin agar segera merealisasikan impor daging sapi beku pada Maret, April dan Mei 2021. Hal ini demi menjaga ketersediaan stok dan stabilisasi harga daging sapi/kerbau pada Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021. 

"Kami meminta kepada importir untuk melaporkan rencana realisasi pemasukan daging sapi/kerbau selama tahun 2021, dan khususnya untuk bulan Maret, April dan Mei 2021," ucapnya.

Menurut laporan dari para importir, per tanggal 28 Januari 2021, stok daging yang ada di importir swasta dan BUMN masih tersedia sebanyak 6.998,69 ton daging sapi/kerbau, termasuk 477,45 ton jeroan. Maka, realisasi pemasukan harus diperhatikan oleh importir demi meningkatkan stok gudang, khususnya untuk menghadapi puasa dan lebaran 2021.

Selain itu, karena umumnya masyarakat Indonesia memilih daging sapi segar, maka untuk kebutuhan puasa dan lebaran importir diimbau agar dapat menyediakan potongan karkas impor dalam bentuk segar dingin (chilled) yang akan dijual ke pasar dalam bentuk daging sapi segar dengan harga yang lebih terjangkau.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut