Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Sepekan Anjlok 0,58 Persen, Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BKF Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2024 Masih Sesuai Target

Selasa, 06 Agustus 2024 - 14:21:00 WIB
Kepala BKF Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2024 Masih Sesuai Target
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Kacaribu menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2024 sebesar 5,05 persen masih sesuai target yang ditetapkan pemerintah di kisaran 5,1-5,2 persen sepanjang 2024.

Febrio menuturkan, meski pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2024 melambat dibandingkan kuartal I 2024 sebesar 5,11 persen, pergerakannya tidak akan keluar dari ekspektasi untuk tahun 2024 secara keseluruhan. 

"Outlook kita sekitar 5,1 sampai 5,2 persen (FY 2024). Jadi ini memang masih ada peluang, tetapi sejauh ini stabilitas dari perekonomian kita cukup mengarahkan kita ke sekitar 5,1 sampai 5,2 persen," ucap Febrio saat ditemui di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Febrio menambahkan, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai target yang dicanangkan oleh pemerintah pada kisaran 5,1-5,2 persen sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

"Tentunya itu jika dibandingkan dengan situasi yang sedang kita hadapi dan juga banyak negara yang mengalami kesulitan pertumbuhan kita di 5,1 sampai 5,2 itu prestasi yang luar biasa," katanya.

"Dan kalau kita bisa pertahankan dengan baik ini tentu akan menjadi modal bagi kita untuk terus bertambah," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,05 persen pada kuartal II 2024 lebih tinggi dibandingkan beberapa negara seperti China, Singapura, dan Meksiko. 

"Di tengah ketidakpastian global, fundamental ekonomi kita masih baik. Dibandingkan dengan China kita masih lebih tinggi, China 4,7 persen. Sedangkan Singapura sendiri 2,9 persen, Korea Selatan 2,3 persen, dan juga terkait dengan Meksiko kira-kira 2,24 persen," ucap Airlangga dalam Konferensi Pers terkait Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2024 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (5/8/2024). 

Airlangga menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia itu juga didukung oleh inflasi yang terkendali, dimana pada Juli 2024, inflasi Indonesia tercatat 2,13 persen year on year (YoY).

“Nah pertumbuhan ekonomi ini juga didukung oleh inflasi yang tetap terkendali yaitu sebesar 2,13 persen,” ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut