Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi Wujudkan Birokrasi Efektif
Advertisement . Scroll to see content

Masifkan Pompa dan Pipa, Mentan Dorong Semua Daerah Gunakan Sumber Air Terdekat

Rabu, 13 Maret 2024 - 19:19:00 WIB
Masifkan Pompa dan Pipa, Mentan Dorong Semua Daerah Gunakan Sumber Air Terdekat
Kementan dorong kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan sumber air terdekat, baik yang berasal dari sungai maupun bendungan. (Foto: dok Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan sumber air terdekat, baik yang berasal dari sungai maupun bendungan. Langkah ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem el nino yang berlangsung panjang sejak 2023 lalu.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, bahwa saat ini terdapat kurang lebih 40 bendungan yang sudah dikerjakan pemerintah di sejumlah provinsi. Adapun di antaranya Provinsi Aceh satu bendungan, Lampung satu bendungan, Banten dua bendungan, Jawa Barat empat bendungan, dan Jawa Timur tujuh bendungan.

"Ada juga di Bali dua bendungan, NTB lima bendungan, NTT tiga bendungan, Kalsel satu, Sulsel dua, dan Sultra dua bendungan. Dengan bendungan yang dibangun ini, diharapkan pertanaman Maret bisa lebih dipercepat," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sabtu, 8 Maret 2024.

Selain bendungan, pemerintah juga sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dengan TNI untuk memperkuat sistem air menggunakan pompa dan pipa. Tercatat, sawah tadah hujan yang bisa dioptimalkan pompa seluas 2.154.291 hektare.

"Untuk kebutuhan pompa nasional kurang lebih mencapai 215.429 unit. Sedangkan luas layanan mencapai 275.480 hektare," katanya.

Mentan Amran mengatakan, pompanisasi adalah solusi cepat dalam menghadapi el nino di sejumlah daerah. Nantinya, sistem pompa ini akan terintegrasi dengan paket layanan solar alsintan dan juga benih gratis bagi para petani yang mau mempercepat tanam di MT II Maret 2024.

"Upaya bersama ini segera dilakukan untuk memaksimalkan produksi dalam negeri sehingga ke depan kita tak lagi bergantung pada kebijakan impor," tuturnya.

Dari Jawa Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya memastikan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Jawa Timur, ketersediaan beras saat ini dalam posisi aman. Hasil luas panen Provinsi Jawa Timur menunjukkan peningkatan dari Januari seluas 51.741 hektare menjadi 108.435 hektare pada Februari

Luas panen tersebut diperkirakan akan meningkat pada Maret sekitar 361.151 hektare dan puncaknya pada April dengan luasan sekitar 389.499 hektare. Sedangkan pada Februari, surplus beras mencapai 10.926 ton. Surplus akan meningkat pada Maret dengan perkiraan sebesar 922.822 ton dan April sebesar 1.011.490 ton beras.

"Untuk perbaikan kualitas gabah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah memberikan fasilitasi sarana pasca panen kepada masyarakat seperti mesin perontok multiguna dan combine harvester untuk menekan susut hasil serta memberikan fasilitasi mesin pengering untuk menjaga kualitas gabah," ujarnya.

Editor: Anindita Trinoviana

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut