Menteri Basuki Tidak Ingin Ibu Kota Baru RI Bernasib seperti Canberra

Rully Ramli ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 14:48 WIB
Menteri Basuki Tidak Ingin Ibu Kota Baru RI Bernasib seperti Canberra

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus mematangkan kajian proses pemindahan ibu kota ke luar Jawa. Ibu kota pengganti Jakarta ini nantinya diharapkan menjadi kota yang hidup.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, ibu kota baru bukan hanya sebatas pusat pemerintahan semata, melainkan akan didukung titik-titik ekonomi.

"Ibu kota ini adalah ibu kota pemerintahan, jadi eksekutif, legislatif, yudikatif, pasti harus pindah. Tapi dia tidak bisa sendirian, kalau hanya ini saja yang dipindah, nanti akan jadi kota mati," kata Menteri Basuki di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Selain infrastruktur dasar, kata dia, pemerintah juga akan membangun pusat kegiatan ekonomi yang selaras dengan pemerintahan. Misalnya, bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Namun, dia memastikan titik-titik ekonomi yang dibangun di ibu kota baru tidak akan sebesar di Jakarta. Titik-titik ekonomi dinilainya tetap pentingnya supaya ibu kota baru tidak bernasib seperti Canberra yang menjadi ibu kota baru pengganti Sidney.

"Jadi supporting economic activity, bukan kegiatan ekonomi besar-besaran seperti Jakarta. Jadi hanya akan jadi supporting untuk kehidupan kota. Kalau enggak, nanti seperti Canberra mati" ucapnya.


Editor : Rahmat Fiansyah