Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar
Advertisement . Scroll to see content

Pemda Simpan Uang di Bank demi Dapat Bunga, Kemendagri: Itu Salah, Masuk Pidana

Senin, 31 Mei 2021 - 17:51:00 WIB
Pemda Simpan Uang di Bank demi Dapat Bunga, Kemendagri: Itu Salah, Masuk Pidana
Ilustrasi uang
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri menyatakan, pemerintah daerah (pemda) bisa menyimpan uang di bank dengan tujuan menjaga kas daerah. Namun jika tujuannya ingin mendapatkan bunga, maka sudah masuk ranah pidana

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian mengatakan, menyimpan uang pemda di bank dari sisi regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah dibolehkan. Namun hanya dilakukan dalam rangka menjaga kas daerah. Adapun uang pemda yang disimpan di bank per April sebesar Rp194,54 triliun.

“Memang dari kacamata regulasi pengelolaan keuangan daerah, silakan pemerintah daerah, bahkan bisa melakukan namanya deposito, sepanjang manajemen kas. Misal begini, ada uang di APBD 100, diproyeksikan belanja ke depan cukup dengan 30, maka 70 boleh didepositokan dalam rangka menjaga kas,” katanya dalam konferensi pers, Senin (31/5/2021).

Namun dia memperingatkan kepada pemda jangan sampai uang disimpan di bank untuk mendapatkan bunga.

“Itu salah. Kalau tujuannya menyimpan uang di bank dalam rangka mendapatkan bunga, mohon maaf itu keluar dari regulasi,” ucap Ardian.

Apalagi jika tujuannya hanya untuk mendapatkan fee dari oknum yang tidak bertanggungjawab. Menurutnya, hal ini sudah masuk ranah pidana, di mana KPK juga pasti mengawasinya.

“Kalau ternyata perpindahan rekening pemerintah daerah, misalnya dengan tujuan mendapatkan success fee atau sejenisnya untuk kepentingan pribadi, ini sudah wilayah pidana. Rekan-rekan kami di KPK sudah memotret ini. Apabila termonitor, saya yakin rekan-rekan KPK akan melakukan upaya-upaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut