Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Airlangga Buka Suara soal Trump Incar Mineral Kritis RI
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024

Rabu, 29 September 2021 - 16:17:00 WIB
 Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah akan mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menjadi 0 persen pada 2024. 

Terkait dengan itu, Kementerian dan Lembaga telah melakukan pemetaan program-program yang relevan dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstream yang mencakup pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan program yang berfokus pada wilayah-wilayah kantong kemiskinan.

“Pemerintah sudah membuat Roadmap untuk mempercepat penuruan kemiskinan ekstream di Indonesia dan Presiden menargetkan angka kemiskinan ekstream menjadi 0 persen pada 2024. Oleh karenanya perlu kolaborasi dan kerja extraordinary untuk mencapai target tersebut,” ujar Airlangga, saat menjadi pembicara kunci di acara CIMB Niaga Forum Indonesia Bangkit bertema Optimisme Pemulihan Ekonomi 2022, Rabu (29/9/2021).

Terkait dengan itu, Menko Perekonomian mengajak seluruh elemen bangsa bahu membahu membantu masyarakat yang kesulitan. Menurutnya, seluruh elemen khususnya mereka yang menjadi pemenang di saat pandemi memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan.

“Ini tanggung jawab sosial, masih banyak masyarakat kita yang perekonomiannya terbatas, sehingga bagi mereka yang menjadi winner itu jangan melupakan masyarakat tertinggal,” kata Airlangga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut