Pengamat: Deflasi Masih Bisa Terjadi Selama Covid-19 Ada

Kunthi Fahmar Sandy ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 18:11 WIB
Pengamat: Deflasi Masih Bisa Terjadi Selama Covid-19 Ada

Ilustrasi inflasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks harga konsumen (IHK) Juli deflasi sebesar 0,10 persen. Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai, deflasi di tengah wabah saat ini sudah diperkirakan. 

Menurut dia, deflasi secara teori tidak menguntungkan perekonomian Indonesia. Hal tersebut karena merefleksikan rendahnya permintaan. 

"Selain itu deflasi juga tidak memberikan insentif kepada dunia usaha untuk berproduksi," ujar Piter saat dihubungi di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Deflasi atau inflasi yang sangat rendah masih berpotensi terjadi pada bulan depan selama wabah Covid-19 masih berlangsung. "Kalau wabahnya masih berlangsung, deflasi atau inflasi yang sangat rendah masih akan berlanjut hingga awal tahun depan," ujar dia. 

Namun, jika pada akhir tahun sudah ada berita baik terkait produksi vaksin dan sudah bisa didistribusikan, dia memperkirakan perekonomian akan cepat kembali normal. 

"Dengan begitu akan ada lonjakan konsumsi yang akan mendorong naiknya inflasi," tuturnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk