Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 5,05%, Aviliani: Penopangnya Sektor Infrastruktur

Gilang Praditya ยท Senin, 06 November 2017 - 16:21:00 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 5,05%, Aviliani: Penopangnya Sektor Infrastruktur
Pengamat Ekonomi Aviliani menilai pertumbuhan ekonomi kuartal III 2017 disumbang dari sektor infrastruktur (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.idPertumbuhan ekonomi nasional kuartal III 2017 memperoleh raihan positif dengan capaian 5,06%. Capaian itu dinilai lebih banyak disumbang dari sektor infrastruktur, dan diprediksi tetap menjadi kontributor utama penggerak pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun nanti.

Pengamat Ekonomi Aviliani menuturkan, meski tumbuh secara positif, nyatanya capaian itu tidak diimbangi dengan pemerataan lintas sektor yang sejatinya bisa menyumbang raihan lebih baik lagi. “Memang kalau dari sisi pertumbuhan bagus. Tapi dari sisi ‘kue’ atau pemerataan itu memang kuenya belum tersebar,” ujar Aviliani di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Aviliani menambahkan, saat ini andalan utama pertumbuhan ekonomi hanya berpusat pada sektor infrastruktur yang di mana pemainnya hanya itu-itu saja. Jika bujet anggaran pemerintah bisa disebar ke sektor lain, hal tersebut tentu bisa mendorong peningkatan terhadap ekonomi nasional.

“Infrastuktur kan lebih spesialis tidak dimiliki banyak pihak, tidak hanya BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tapi swasta agar kuenya menyebar,” ujar Aviliani.

Lebih lanjut Aviliani menyatakan, di kuartal keempat tahun ini ada beberapa sektor yang bisa menjadi penyumbang bagi pertumbuhan ekonomi di antaranya sektor pariwisata dan konsumsi. Tren perkembangan pariwisata saat ini terus mengalami perkembangan.

Banyak daerah yang memanfaatkan peluang ini untuk membangun kawasan wisata sehingga pasar di bisnis ini melipatgandakan aktivitas ekonomi wilayah. Selain itu, tren konsumsi masyarakat yang mulai mengalami perubahan ke digital akan memberi efek ganda terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pesatnya bisnis e-commerce di dalam negeri membuktikan bahwa daya beli masyarakat terhadap produk barang dan jasa masih sangat tinggi.

Aviliani juga menambahkan sampai akhir tahun, target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah sebesar 5,2% bisa direalisasikan. Pasalnya, di kuartal keempat tahun ini belanja pengeluaran dikeluarkan pemerintah akan cukup besar.

Editor : Ranto Rajagukguk