PMN Rp7,5 Triliun, Hutama Karya Bangun 2 Ruas Tol Trans Sumatra

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 20:53 WIB
PMN Rp7,5 Triliun, Hutama Karya Bangun 2 Ruas Tol Trans Sumatra

PT Hutama Karya (Persero) akan menggunakan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol trans Sumatra. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Hutama Karya (Persero) akan menggunakan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Simpang Indralaya-Muara Enim dan Pekanbaru-Padang. Pembangunan dua ruas jalan tol ini  merupakan bagian dari proyek tol trans Sumatra.

"Berdasarkan Perpres, akan digunakan penyelesaian ruas prioritas dan jalan tol trans Sumatra. Penggunaan dana itu kami gunakan untuk Simpang Indralaya-Muara Enim Rp3,2 triliun dan Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Pangkalan Rp4,3 triliun sehingga total Rp7,5 triliun," kata Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Dia menyatakan, PMN itu akan meningkatkan struktur permodalan penugasan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), meningkatkan daya kapasitas perusahaan dalam pembiayaan tol. Selain itu, lanjut dia, mendukung konektivitas nasional, menunjang kecepatan infrastruktur dan perkembangan ekonomi di Sumatra dan meningkatkan utilitas daya saing internasional, meningkatkan penerimaan negara sektor perpajakan, serta mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

Budi Harto juga menyampaikan, pembangunan JTTS sepanjang 2.765 kilometer itu membentang dari Lampung hingga Aceh dengan perkiraan dana yang dibutuhkan sebesar Rp476 triliun. Saat ini, jalan tol itu baru beroperasi sepanjang 364 kilometer.

Pada 2022, lanjut dia, pihaknya menargetkan dapat menyelesaikan pembangunan 771 kilometer (km) JTTS dengan kebutuhan dana PMN mencapai Rp51 triliun. Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyampaikan terdapat empat BUMN yang menerima dana PMN pada tahun 2020 untuk modal kerja, yakni PT Hutama Karya mendapatkan dana tambahan sebesar Rp7,5 triliun untuk membangun jalan tol trans sumatera,

Kemudian, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendapatkan dana PMN untuk menopang UMKM sebesar Rp1,5 triliun. "Jadi kondisi ini UMKM harus ditopang kredit untuk menghidupkan UMKM yang diberikan melalui PNM," ucapnya.

Lalu, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) mendapatkan PMN sebesar Rp6 triliun untuk program penjaminan kredit KUR dan UMKM. Terakhir, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mendapatkan dukungan PMN Rp500 miliar.

Editor : Ranto Rajagukguk