Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW Baru Terealisasi 54 Persen

Rina Anggraeni ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 05:11 WIB
Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW Baru Terealisasi 54 Persen

Sebanyak 98 unit pembangkit listrik 20.000 MW sudah memasuki tahap konstruksi atau sekitar 54 persen dari total target. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian ESDM mengungkapkan progres pembangunan proyek pembangkit 35.000 Mega Watt (MW) baru terealisasi 54 persen. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, secara nasional hingga Juni 2020, terdapat 343 unit pembangkit yang sudah dikontrak dengan kapasitas 33.956 MW, atau sekitar 96 persen dari total target.

"Bisa dilihat ada 98 unit yang hampir 20.000 MW sudah memasuki tahap konstruksi, kira-kira 54 persen dari total target," ujarnya, dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/7/2020).

Dia menuturkan terdapat 45 unit pembangkit dengan kapasitas 6.528 MW yang sudah dikontrak namun belum dikonstruksi, atau sekitar 19 persen dari total target.

"Kemudian, masih ada 30 unit berkapasitas 724 MW yang masih dalam tahap perencanaan, 24 unit dengan kapasitas 839 MW yang masih dalam tahap pengadaan dan 200 unit berkapasitas 8.187 MW dalam tahap pengadaan Commercial Operation Date (COD)/Sertifikat Laik Operasi (SLO)," katanya.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Jisman P Hutajulu menjelaskan, pandemi Covid-19 membuat proyek berjalan melambat. Adapun, PLN sebagai pelaksana proyek belum mengajukan revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sehingga dalam pelaksanaannya, proyek masih mengacu ke RUPTL 2019-2028.

"Tentu ini harus dihitung. Kami sendiri kalau menghitung, itu berkaitan dengan kebutuhan ekonomi. Namun saat ini masih tunggu dari PLN. Di mana PLN sendiri belum mengajukan RUPTL baru ke kami," ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani