Pulihkan Ekonomi, Inggris Akan Rekrut 500 Analis Data

Djairan ยท Rabu, 09 September 2020 - 13:34 WIB
Pulihkan Ekonomi, Inggris Akan Rekrut 500 Analis Data

Pemerintah Inggris mengumumkan program revolusi layanan publik dan berbagai sektor bisnis di tengah pandemi Covid-19. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Pemerintah Inggris mengumumkan program revolusi layanan publik dan berbagai sektor bisnis di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut merupakan program nasional yang ditujukan untuk menjadikan basis data sebagai kunci pemulihan Inggris dari resesi ekonomi akibat virus corona.

Program tersebut diberi nama Strategi Data Nasional, yang akan mencakup target untuk mempekerjakan 500 orang analis data di seluruh sektor di semua wilayah pada 2021. Pemerintah Boris Johnson juga telah siap menjalankan undang-undang baru untuk mendorong penggunaan data sehingga para konsumen Inggris dapat menemukan produk energi hingga telekomunikasi dengan lebih baik.

“Tanggapan cepat kami terhadap virus corona telah menunjukkan seberapa banyak langkah pemulihan yang dapat kami capai, hal itu lebih maksimal ketika kami dapat memanfaatkan data dengan kualitas tinggi dengan cepat, efisien dan etis. Saya dan pemerintah tidak ingin momen ini dibiarkan dan terbuang sia-sia," ujar Sekretaris Negara untuk Bidang Digital, Kebudayaan, Media dan Olahraga, Oliver Dowden dikutip dari Bloomberg pada Rabu (9/9/2020).

Dowden mengatakan, respons pemerintah terhadap pandemi Covid-19 di Inggris akan memanfaatkan penggunaan data secara besar-besaran. Melalui hal itu, maka semua sektor bisnis akan memperoleh keuntungan di masa depan. Pemerintah bermaksud memanfaatkan inovasi data yang bisa membantu supermarket hingga layanan kesehatan akan memiliki persediaan yang baik dan meningkatkan ketahanan layanan.

Berdasarkan rencana tersebut, kepala petugas data nasional yang baru akan dipekerjakan dan kantor Perdana Menteri (PM) Johnson akan menawarkan sebanyak 10 beasiswa pendidikan data unggulan setiap tahunnya. Artinya, Inggris akan menarik individu-individu berbakat dari seluruh dunia untuk bekerja di jantung pemerintahan.

Dowden menyebut, melalui program nasional itu Inggris akan berusaha menjadi juara global dalam penggunaan data. “Saya melihat dengan sangat jelas bahwa penggunaan data benar-benar sebuah peluang besar untuk dirangkul, bukan dianggap sebagai ancaman yang harus dilawan,” kata dia. 

Editor : Ranto Rajagukguk