Pulihkan Ekonomi Pesantren, Sri Mulyani Alokasikan Rp2,6 Triliun

Rina Anggraeni ยท Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:39 WIB
Pulihkan Ekonomi Pesantren, Sri Mulyani Alokasikan Rp2,6 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk program pemulihan ekonomi pesantren. Hal ini untuk beradaptasi menghadapi pandemi Covid-19.

"Pemerintah memberikan alokasi hingga Rp2,6 triliun di dalam rangka menyiapkan pesantren untuk bisa beradaptasi terhadap Kebiasaan Baru akibat adanya pandemi Covid-19 atau new normal," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (22/10/202).

Dia memerinci, bantuan tersebut di antaranya untuk membantu operasi pendidikan mulai dari lembaga pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah hingga lembaga pendidikan Al-Quran (LPA) sebesar Rp2,38 triliun. Kemudian untuk bantuan pembelajaran daring bagi pesantren selama tiga bulan sebesar Rp211,7 miliar.

"Pesantren tergantung dari ukurannya mendapatkan bantuan dari pemerintah dari pesantren kecil yang jumlah pesantrennya meliputi 14.900 didapatkan anggaran untuk membantu pada angka 25.000.000," katanya.

Dia menuturkan, bantuan operasional pendidikan Diniyah sebanyak 62.000 masing-masing diberikan sebesar Rp10 juta dan bantuan operasi pendidikan LPA sebanyak 112.000 masing-masing mendapat Rp10 juta. Sementara bagi guru, ustaz dan pengasuh pondok pesantren tak luput untuk diberikan insentif oleh pemerintah melalui bantuan sosial dan bantuan pembangunan atau perbaikan sarana prasarana. Perbaikan sarana dan prasarana meliputi tempat wudhu, wastafel, maupun tempat cuci tangan untuk 100 pesantren yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia.

"Kami harapkan para santri dapat menggunakan dalam rangka membiayai usaha produktif dengan mengakses pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat) di kantor cabang pelaksana terdekat termasuk yang melayani syariah," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk