Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pendiri Alam Sutera The Ning King Meninggal Dunia di Usia 94 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Rencana Pembebasan Biaya KPR Diprediksi Gairahkan Industri Properti

Minggu, 27 September 2020 - 15:05:00 WIB
Rencana Pembebasan Biaya KPR Diprediksi Gairahkan Industri Properti
Rencana pemerintah yang ingin membebaskan biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan harga maksimal Rp500 juta akan menggairahkan industri properti. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemerintah yang ingin membebaskan biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan harga maksimal Rp500 juta akan menggairahkan industri properti. Pasalnya, hal ini akan meningkatkan pembelian rumah. 

"Dari sisi permintaan pastilah ada pengaruh yang positif. Karena bila konsumen semakin dipermudah untuk membeli rumah, melalui penurunan bunga BI Rate, bunga KPR, biaya KPR sedikit banyak akan berpengaruh untuk memicu permintaan," kata Pengamat properti Panangian Simanungkalit saat dihubungi di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Dia menuturkan, masalah klasik yang bersifat fundamental di pasar perumahan bukanlah permintaan tetapi penawaran. Keterbatasan lahan dan tingginya biaya siluman menjadi faktor utamanya.

"Misalnya, kesulitan pengembang menemukan lahan dengan harga yang wajar. Banyaknya jumlah perizinan. Lalu tingginya biaya siluman dalam perizinan. Lamanya proses perizinan. Rendahnya modal sendiri yang harus diperhatikan pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, rencana tersebut masuk di dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Rencananya program biaya KPR 0 persen tersebut paling cepat bakal diimplementasikan awal tahun depan.

"Tidak harus sekarang, tapi bisa di 2021. Beberapa yang kita lihat sekarang adalah rumah," katanya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut