RI-India Targetkan Perdagangan Bilateral 50 Miliar Dolar AS pada 2025

Aditya Pratama ยท Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:30 WIB
RI-India Targetkan Perdagangan Bilateral 50 Miliar Dolar AS pada 2025

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat berbicara di pertemuan ke-6 Joint Commission Meeting RI-India di New Delhi. (Foto: Dok Kemenlu)

NEW DELHI, iNews.id - Pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama bilateral dengan India, khususnya di sektor perdagangan. Hal ini mengemuka dalam pertemuan ke-6 Joint Commission Meeting RI-India di New Delhi.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dengan Menlu INdia Subrahmanyam Jaishankar membahas tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi pada November lalu. Adapun yang dibahas, yaitu langkah-langkah mencapai target perdagangan, upaya menyeimbangkan neraca perdagangan, isu kelapa sawit, serta kerja sama kedua negara di Indo-Pasifik.

“Melalui pertemuan ini, kedua negara bertekad kuat meningkatkan kerja sama khususnya melalui strategi baru untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar 50 miliar dolar AS (Amerika Serikat) pada tahun 2025,” kata Menlu Retno dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2019).

Kedua Menlu juga membahas beberapa kolaborasi konkret termasuk peningkatan konektivitas Aceh dan Kepulauan Andaman-Nicobar, antara lain melalui pembangunan infrastruktur di Sabang. Selain itu dibahas pula penguatan kemitraan di sektor perdagangan, pariwisata dan pendidikan sebagai implementasi Plan of Action yang telah dihasilkan di Aceh, 7 Desember 2019.

Kedua Menlu juga semakin memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-India di bidang pertahanan dan keamanan termasuk kerja sama industri pertahanan, serta penguatan people-to-people contact melalui penjajakan penerbangan langsung Indonesia-India.

Selain itu, dalam rangka penajaman diplomasi ekonomi, Menlu juga secara khusus melakukan pertemuan dengan Asosiasi Produk Minyak Nabati (Solvent Extractors’ Association) dan sejumlah pengusaha Sawit untuk mendapat pemahaman mengenai prospek ekonomi India ke depan dan upaya-upaya untuk memperkuat ekspor sawit Indonesia. Saat ini, India merupakan negara tujuan utama ekspor minyak sawit Indonesia. 

Pertemuan juga dilakukan dengan pimpinan Indorama, Indian Chamber of Commerce (ICC), dan Confederation of Indian Industries (CII) untuk mendapat perspektif terkait iklim usaha, kesempatan outbound investment Indonesia di India maupun minat investasi India ke Indonesia.

Editor : Ranto Rajagukguk