Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Singapura Resesi, Core Tak Lihat Dampak Besar ke Indonesia

Kamis, 16 Juli 2020 - 14:28:00 WIB
Singapura Resesi, Core Tak Lihat Dampak Besar ke Indonesia
Ekonomi Singapura masuk resesi setelah mencatatkan pertumbuhan minus 41,2 persen pada kuartal II 2020. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ekonomi Singapura masuk resesi setelah mencatatkan pertumbuhan minus 41,2 persen pada kuartal II 2020. Kontraksi ekonomi yang cukup besar itu seiring dampak pandemi virus corona (Covid-19).

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah tidak melihat dampak besar dari resesi Singapura di tengah pandemi Covid-19. Dia mengakui, Singapura memang mempunyai posisi yang sangat dekat dengan perekonomian Indonesia, baik dari sisi perdagangan maupun investasi. 

"Tapi kalau kita lihat, Indonesia ini semuanya sudah menurun pada saat wabah Covid-19 berlangsung, tepatnya sejak triwulan kedua dari bulan Maret," ujar dia dalam acara  webinar DBS Asian Insights Conference 2020, Kamis (16/7/2020).

Bahkan, lanjut dia, pada awal tahun, ekspor Indonesia sudah turun, lalu Penanaman Modal Asing (PMA) juga merosot. Artinya, meski Singapura mencatatkan perekonomian yang negatif, ekonomi Indonesia sudah sudah merosot sejak awal tahun.

"Akan tetapi proses penurunan itu sudah terjadi sehingga apa yang sekarang ini sudah terefleksikan dalam bentuk resesi yang ada di Singapura. Kalau menurut saya tidak lagi berdampak besar karena sudah terjadi penurunan itu," tutur dia.

Departemen Perdagangan dan Industri Singapura sebelumnya menyatakan, produk domestik bruto (PDB) Singapura sebagian besar dihitung dari data April dan Mei. Akibatnya, ekonom memprediksi ekonomi negara di Asia Tenggara akan minus 37,4 persen.

Resesi didefinisikan jika pertumbuhan dua kuartal berturut-turut mengalami minus. Tercatat, pada kuartal I 2020, ekonomi Singapura minus 3,3 persen. Dengan demikian, Singapura masuk ke jurang resesi.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut