Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani Dorong Penggunaan Dana Darurat Pandemi di ASEAN Lebih Fleksibel

Kamis, 24 Agustus 2023 - 11:56:00 WIB
Sri Mulyani Dorong Penggunaan Dana Darurat Pandemi di ASEAN Lebih Fleksibel
Menkeu Sri Mulyani dana darurat pandemi menjadi lebih fleksibel agar semua pihak dapat menggunakannya. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, diskusi para Menkeu dan Menteri Kesehatan (Menkes) se-ASEAN hari ini, Kamis (24/8/2023) menyepakati sejumlah hal. Kesepakatan tersebut khususnya terkait dana tanggapan pandemi ataupun kondisi kesehatan darurat. 

"Dana ini sudah dinilai ulang, dan dari penilaian tersebut, disebutkan bahwa dana ini perlu menjadi lebih fleksibel agar semua pihak dapat menggunakannya untuk kesehatan publik dan penyakit menular lainnya yang mungkin muncul," ujar Sri Mulyani dalam Joint Press Statement ASEAN Finance-Health Ministers Meeting (AFHMM) di Jakarta, Kamis (24/8/2023). 

Sri Mulyani menambahkan, para anggota ASEAN dan Indonesia menyumbang kepada dana tersebut dan ada juga dana dari ASEAN+3 dan ASEAN Development Fund.

"Pertemuan ini menjadi landasan untuk kerja sama lebih lanjut dan kemajuan di wilayah kesehatan dan keuangan ASEAN untuk memastikan bahwa kami dapat mencapai apa yang sudah menjadi mandat dari pemimpin ASEAN kami," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, disepakati bahwa pihaknya dapat mempercepat penyaluran perjanjian pendirian dan fase persiapan ASEAN Center for Public Health Emergency dan penyakit menular yang mungkin muncul. 

Urgensi ini ditunjukkan dengan adanya studi yang menunjukkan bahwa kapasitas Prevention, Preparedness, dan Response (PPR) di wilayah Asia Tenggara perlu ditingkatkan, karena masih adanya kesenjangan keuangan berkaitan dengan persiapan dan tanggapan terhadap pandemi antara negara anggota ASEAN.

Selain itu, para menteri juga mengafirmasi kembali tentang kebutuhan investasi nasional untuk meningkatkan kapasitas PPR ini, dan menelusuri kemungkinan adanya pembiayaan lain serta inisiatif multilateral dan kerja sama yang melibatkan mitra internasional dan pembangunan untuk mendukung implementasi dari deklarasi pemimpin ASEAN terkait One Health Initiative.

"Kami juga ingin menegaskan komitmen kami untuk memperkuat arsitektur kesehatan regional atau wilayah di luar Covid-19. Ini untuk meningkatkan ketahanan dalam komunitas ASEAN mengingat kerangka pemulihan ASEAN atau ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF)," tuturnya.

AFHMM melihat bahwa ada dana tanggapan pandemi Covid-19 dan ini dapat digunakan untuk pandemi Covid-19 dan keadaan darurat kesehatan lainnya. 

"Kami juga menyepakati bahwa kita dapat mempercepat penyaluran perjanjian pendirian dan fase persiapan ASEAN Center for Public Health Emergency dan penyakit menular yang mungkin muncul," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut