Sri Mulyani Laporkan Defisit APBN Januari 2020 Capai Rp36,1 Triliun

Muhammad Aulia ยท Rabu, 19 Februari 2020 - 19:06 WIB
Sri Mulyani Laporkan Defisit APBN Januari 2020 Capai Rp36,1 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit Rp36,1 triliun sepanjang Januari 2020. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit Rp36,1 triliun sepanjang Januari 2020. Defisit tersebut sekitar 0,21 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Dibandingkan tahun lalu lebih kecil yang defisitnya mencapai Rp45,1 triliun," ucap Sri Mulyani saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Sri Mulyani berpandangan defisit APBN pada Januari 2020 terjadi akibat rendahnya pertumbuhan penerimaan daripada belanja negara. Adapun hal tersebut seiring dengan adanya dampak dari pelemahan perekonomian global.

Untuk spesifiknya, penerimaan negara hingga akhir Januari 2020 tercatat sebesar Rp103,7 triliun. Angka tersebut turun 4,6 persen apabila dibandingkan dengan penerimaan negara pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, belanja negara hingga akhir Januari 2020 tercatat sebesar Rp139,8 triliun. Angka tersebut turun 9,1 persen dibanding belanja negara pada periode yang sama tahun lalu.

"Pendapatan negara sudah terealisasi 4,6 persen dari target di tengah pelemahan situasi global. Belanja negara sudah terealisasi 5,5 persen dari target, memberikan stimulus ke perekonomian," tutur Sri Mulyani.


Editor : Ranto Rajagukguk