Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat Bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani Minta IMF Lebih Perhatikan Negara-Negara Rentan Hadapi Tekanan Ekonomi Global

Selasa, 11 Oktober 2022 - 20:49:00 WIB
Sri Mulyani Minta IMF Lebih Perhatikan Negara-Negara Rentan Hadapi Tekanan Ekonomi Global
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, bertemu dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, di Wahsington DC, Amerika Serikat, Selasa (11/10/2022). (Foto: Instagram @smindrawati)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, meminta Internatinal Monetary Fund (IMF) lebih memperhatikan negara-negara rentan yang kesulitan menghadapi tekanan ekonomi global saat ini. 

Permintaan itu, disampaikan Sri Mulyani, saat bertemu dan berdiskusi dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, di Wahsington DC, Amerika Serikat, Selasa (11/10/2022). Dalam pertemuan itu, keduanya membahas mengenai ekonomi global, isu G20, serta upaya mitigasi perubahan iklim. 

Terkait ekonomi global, Sri Mulyani dan Kristalina Georgieva membahas mengenai risiko ekonomi global yang meningkat dan sepakat bahwa perlu mengerahkan berbagai upaya untuk memitigasinya. 

"Peran IMF untuk menjaga stabilitas ekonomi khususnya dalam menjaga inflasi dan melindungi masyarakat rentan sangatlah penting," kata Sri Mulyani, dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Selasa (11/10/2022).

Pada kesempatan itu, Kristalina Georgieva menyampaikan apresiasinya untuk resiliensi ekonomi Indonesia di tengah tekanan global. Dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi global, IMF juga didorong untuk menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki, termasuk pemantauan, pendanaan, capacity builing, dan pinjaman. 

"Khusus untuk ketahanan pangan yang menjadi prioritas Indonesia, saya mengajak agar IMF lebih fokus melindungi negara-negara rentan dari dampak kenaikan harga pangan, termasuk melancarkan distribusi pangan dan pupuk dunia. Secara umum, IMF juga perlu terus membantu negara rentan terkait kebijakan pendanaan seperti Special Drawing Rights (SDR) chanelling," tutur Sri Mulyani. 

Sedangkan mengenai penyelenggaraan KTT G20, Indonesia mengajak IMF untuk mendukung berbagai agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia, termasuk penguatan arsitektur kesehatan global dan implementasi Common Framework. Terkait iklim, Sri menyampaikan bahwa upaya Indonesia dalam penanganan perubahan iklim membutuhkan dana yang tidak sedikit. 

Mengingat pembiayaan perubahan iklim juga dapat diperoleh dari bank multilateral, Sri meminta agar pembiayaan dari IMF juga dapat disalurkan pada upaya transisi energi Indonesia yang dilakukan melalui Mekanisme Transisi Energi Indonesia atau Indonesia’s Energy Transition Mechanism Country Platform. 

"Dukungan IMF untuk memobilisasi sumber pendanaan perubahan iklim lainnya juga dapat membantu pemenuhan target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia yang tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC)," ujar Sri Mulyani.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut