Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Intens Pantau Pemain Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, PSSI Bilang Begini
Advertisement . Scroll to see content

Tawari Ahok Jadi Bos BUMN, Erick Thohir Sudah Konsultasi dengan Jokowi

Rabu, 13 November 2019 - 13:50:00 WIB
Tawari Ahok Jadi Bos BUMN, Erick Thohir Sudah Konsultasi dengan Jokowi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menawarkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok untuk menduduki posisi di salah satu BUMN. Erick disebut sudah berkonsultasi dengan Presiden Jokowi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, koordinasi perlu dilakukan karena Ahok akan mengisi posisi yang vital di perusahaan pelat merah. Apalagi, BUMN yang akan menampung Ahok adalah BUMN yang bersifat strategis.

"Yang pasti setiap posisi yang vital di BUMN kita harus koordinasi sama Pak Jokowi, tidak mungkin tidak, karena banyak BUMN-BUMN yang banyak menyangkut kehidupan pasti kita konsultasi ke Pak Jokowi," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Penunjukan Ahok menjadi salah satu bagian dari BUMN merupakan keputusan Menteri BUMN Erick Thohir. Nantinya, perusahaan yang akan diisi membutuhkan peran Ahok untuk melakukan banyak perbaikan internal.

"Pak Erick melihatnya (Ahok) ini memang bisa untuk membantu kita. Kan Pak Ahok masih muda jadi bisa untuk kita minta membantu BUMN," katanya.

Arya menilai, Erick dan Ahok sudah menemui kata sepakat meski posisinya sampai saat ini belum diumumkan. Dengan demikian, keduanya tidak perlu bertemu lagi.

"Saya rasa dengan bertemu Pak Erick sekali sudah bisa, tidak perlu banyak-banyak panggil. Ini kan bukan fit and proper test tapi sesuatu yang lain," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut