Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI
Advertisement . Scroll to see content

Teten Masduki Sebut UMKM Masuk E-Commerce Selama Pandemi Covid-19

Selasa, 28 April 2020 - 19:11:00 WIB
Teten Masduki Sebut UMKM Masuk E-Commerce Selama Pandemi Covid-19
Terjadi peningkatan transaksi melalui platform online dalam beberapa waktu belakangan. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki melaporkan terjadi peningkatan transaksi melalui platform online dalam beberapa waktu belakangan. Hal itu dikarenakan adanya pandemi virus corona (Covid-19) yang turut membatasi pergerakan masyarakat.

Teten menyampaikan, dari data yang diterimanya dari platform Bukalapak, menunjukkan peningkatan transaksi di beberapa produk, seperti outdoor/indoor game atau perlengkapan olahraga, produk kesehatan, bahan pokok, dan makanan serta minuman.

"Produk-produk hobi outdoor dan indoor atau game dan perlengkapan olahraga ini naik 70 persen. Produk kesehatan; masker, hand sanitizer, termometer juga naik 90 persen. Lalu produk makanan dan minuman herbal atau instan naik 200 persen, dan produk bahan pokok yang naik juga hingga 350 persen," ujar Teten dalam video conference di Graha BNPB, Selasa (28/4/2020).

"Selain itu juga terjadi peningkatan jumlah pembuatan akun baru, khususnya akun yang menjual produk-produk kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan vitamin meningkat hingga 250 persen. ini data dari Tokopedia," ujar dia.

Dengan terjadinya peningkatan penjualan melalui e-commerce, menandakan bahwa pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di beberapa sektor dapat memanfaatkan platform online untuk meningkatkan penjualannya di tengah pandemi Covid-19.

"Ini menunjukkan efektivitas e-commerce atau penjualan di market online dalam masa pandemi ini cukup efektif, seperti yang saya katakan tadi memang dampaknya kepada UMKM luar biasa tapi sebenarnya juga ada opportunity untuk sektor-sektor tertentu," kata dia.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut