Teten Masduki: UMKM Terdampak Covid-19 Masuk Program Bansos

Aditya Pratama ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:33 WIB
Teten Masduki: UMKM Terdampak Covid-19 Masuk Program Bansos

Menteri Koperasi & UKM, Teten Masduki. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi virus corona (Covid-19) memberikan dampak signifikan ke berbagai sektor, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini berbeda dengan apa yang terjadi pada krisis 1998 di mana UMKM menjadi pahlawan ekonomi nasional.

Menteri Koperasi dan UK Teten Masduki mengatakan, pada saat krisis 1998 UMKM mampu meningkatkan ekspor sekitar 300 persen. Namun, pada pandemi saat ini sekitar 64 juta pelaku UMKM terdampak, baik dari sisi pasokan maupun permintaan.

"Kami meyakini bahwa kalau kita berhasil mengatasi UMKM ini, kita bisa kurangi angka kemiskinan. Peran ekonomi akan tetap dipikul UMKM," ujar Teten dalam diskusi daring, Sabtu (27/6/2020).

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menyampaikan, pemerintah terus berupaya membantu UMKM melalui sisi pasokan dan permintaan yang terdampak. Salah satunya dengan memasukkan pelaku usaha di level mikro dan ultra mikro ke kelompok miskin baru dan berhak mendapatkan bantuan sosial (bansos).

"Bansos diperluas dan akan kami tambahkan jumlah UMKM untuk masuk program bansos. Dana desa juga jadi BLT Dana Desa. Kami juga coba bantu masalah keuangan UMKM, banyak yang mengalami dampak cash flow," kata dia.

Selain itu, Teten juga mendorong restrukturisasi kredit untuk pelaku UMKM dengan adanya relaksasi diperbolehkan tidak membayar cicilan selama enam bulan dan bunga kredit turun menjadi 3 persen pada bulan pertama.

"Pajak juga mereka bebas. Jumlah UMKM yang dapat manfaat restrukturisasi 60,66 juta UMKM yang terhubung ke lembaga pembiayaan formal, baik bank maupun lainnya. Kemungkinan ada overlapping tapi enggak masalah," ucap Teten

Editor : Ranto Rajagukguk