The Fed Proyeksi Hanya Ada Sekali Pemangkasan Suku Bunga di 2024
WASHINGTON, iNews.id - Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve memproyeksi penurunan suku bunga ditunda hingga Desember mendatang. The Fed berpandangan perekonomian hampir tidak berubah di seluruh dimensi utamanya selama bertahun-tahun.
Mengutip Reuters, The Fed kembali mempertahankan suku bunga pada Rabu lalu. Dengan pertumbuhan dan pengangguran yang berada pada tingkat yang lebih baik, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan para pembuat kebijakan bersedia mempertahankan suku bunga sampai perekonomian mengirimkan sinyal yang lebih baik.
Sejauh ini, Powell mencatat inflasi telah turun tanpa memberikan dampak besar terhadap perekonomian.
“Dinamika ini dapat terus berlanjut selama hal tersebut terus berlanjut. Kami mempunyai pasar tenaga kerja yang kuat dan bagus dan kami pikir telah membuat kemajuan menuju tujuan stabilitas harga," ucap Powell dikutip, Jumat (14/6/2024).
The Fed memperkirakan penurunan inflasi yang lambat dan kembali menuju target 2 persen dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) hampir tidak berubah pada akhir tahun ini dari tingkat saat ini dan jumlah penurunan suku bunga yang dilakukan hingga seperempat poin persentase.
Penurunan suku bunga tersebut diperkirakan akan meningkat pada tahun depan, dan bank sentral menunda waktunya.
Data inflasi yang diterbitkan beberapa jam sebelum rilis kebijakan dan pembaruan proyeksi menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) tidak naik sama sekali dari bulan ke bulan di bulan Mei.
“Sebenarnya, ini bukan hanya soal angka inflasi. Ini soal totalitas data, apa yang terjadi di pasar tenaga kerja, apa yang terjadi dengan keseimbangan risiko, apa yang terjadi dengan prakiraan, apa yang terjadi dengan pertumbuhan. Anda sedang melihat semua itu," ucapnya.
Sementara itu, sebagian besar investor tetap yakin bahwa bank sentral akan menyetujui pengurangan seperempat poin persentase suku bunga pada bulan September dan Desember 2024 mendatang.
Editor: Aditya Pratama