Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025
Advertisement . Scroll to see content

Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar

Kamis, 05 Februari 2026 - 16:40:00 WIB
Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia menurun per September 2025. (Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia menurun per September 2025. Penurunan ini terlihat dari angka gini ratio yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Gini ratio Indonesia pada September 2025, tercatat sebesar 0,363. Angka tersebut turun 0,012 poin dari Maret 2025 yang berada di posisi 0,375. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, September 2024, penurunan mencapai 0,018 poin dari 0,381.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menilai capaian ini menunjukkan perbaikan ketimpangan pengeluaran masyarakat secara nasional.

"Secara nasional, gini ratio pada September 2025 tercatat sebesar 0,363, turun dibandingkan Maret 2025 maupun September 2024," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Perbaikan ketimpangan juga terlihat di wilayah perkotaan dan perdesaan. Di kawasan perkotaan, gini ratio pada September 2025 berada di angka 0,383, lebih rendah dibandingkan Maret 2025 sebesar 0,395 dan September 2024 yang mencapai 0,402.

Sementara itu, di wilayah perdesaan, gini ratio tercatat sebesar 0,295 pada September 2025. Angka ini menurun dibandingkan Maret 2025 sebesar 0,299 dan September 2024 yang berada di level 0,308.

Mengacu pada standar ketimpangan Bank Dunia, porsi pengeluaran kelompok 40 persen penduduk dengan tingkat ekonomi terbawah pada September 2025 mencapai 19,28 persen.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, kontribusi kelompok tersebut di daerah perkotaan tercatat sebesar 18,32 persen, sedangkan di perdesaan mencapai 22,09 persen.

Data BPS tersebut memperlihatkan tren penurunan ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia hingga September 2025, dengan perbaikan paling menonjol terjadi di wilayah perkotaan, disusul perdesaan.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut