Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi
Advertisement . Scroll to see content

Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan, Houthi Ancam Lanjutkan Gempuran ke Saudi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:57:00 WIB
Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan, Houthi Ancam Lanjutkan Gempuran ke Saudi
Bandara Riyadh ditutup hingga 17 Oktober 2026 setelah serangan berulang. Qatar Airways, Emirates, dan IndiGo membatalkan sejumlah penerbangan. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id – Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, masih ditutup setelah serangkaian serangan mengguncang fasilitas penerbangan tersebut. Penutupan diperpanjang hingga Sabtu (17/10/2026) untuk memastikan keamanan fasilitas sebelum operasional kembali dibuka.

Situasi keamanan yang belum kondusif berdampak pada operasional sejumlah maskapai internasional. Beberapa penerbangan menuju dan dari Riyadh dibatalkan, sementara maskapai lainnya melakukan pengalihan rute serta penyesuaian jadwal perjalanan.

Qatar Airways membatalkan sejumlah penerbangan pada rute Doha-Riyadh dan sebaliknya selama periode 9-17 Oktober 2026. Penumpang yang terdampak dialihkan melalui sejumlah kota alternatif di Arab Saudi.

Emirates juga membatalkan sejumlah penerbangan menuju dan dari Riyadh. Sementara itu, maskapai lain melakukan penyesuaian koneksi, pengalihan rute, hingga penghentian sementara layanan ke ibu kota Arab Saudi tersebut.

Maskapai IndiGo turut mengumumkan pembatalan penerbangan menuju dan dari Riyadh, Jeddah, Dammam, serta Madinah hingga 17 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil menyusul situasi keamanan yang terus berkembang.

Penutupan bandara tersebut terjadi setelah serangkaian serangan menyasar Riyadh dan fasilitas penerbangannya dalam beberapa hari terakhir. Laporan menyebut serangan sebelumnya menimbulkan korban jiwa dan ratusan orang terluka. Terminal penumpang juga kembali terkena proyektil sehari setelah serangan besar tersebut.

Pada Senin (12/10/2026) malam waktu setempat, serangan kembali menargetkan ibu kota Riyadh. Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan telah mencegat rudal yang mengarah ke Bandara Internasional King Khalid.

Di tengah meningkatnya ketegangan, kelompok Houthi memperingatkan kemungkinan berlanjutnya serangan terhadap bandara-bandara di Arab Saudi. Kelompok tersebut juga meminta maskapai internasional menghindari sebagian besar bandara di kerajaan itu.

Selain fasilitas penerbangan, kelompok Houthi sebelumnya juga dilaporkan menyerang sejumlah bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi, termasuk kapal tanker di Laut Merah.

Penutupan Bandara Internasional King Khalid dan pembatalan penerbangan sejumlah maskapai menunjukkan dampak situasi keamanan terhadap perjalanan udara di Arab Saudi. Penumpang yang memiliki jadwal perjalanan menuju atau dari negara tersebut perlu memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut