Banjir Bandang Terjang Pati, Ratusan Rumah Terendam hingga Jembatan Putus
PATI, iNews.id – Banjir bandang menerjang Kabupaten Pati, setelah hujan deras mengguyur Kawasan Pegunung Muria. Akibat kejadian itu, jembatan utama di Kecamatan Gembong putus. Ribuan warga pun terisolasi. Mereka harus memutar arah hingga berkilo-kilometer demi menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan sepanjang 7 meter yang menghubungkan Desa Kelaka, Desa Kelasihan, dan Desa Bageng di Kecamatan Gembong hancur diterjang luapan air sungai. Jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut kini hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Kondisi jembatan yang terputus membuat warga harus memutar melalui jalur alternatif di Desa Gendil atau Desa Jural yang jaraknya jauh lebih jauh.
"Ini jalan utama yang sangat ramai. Sekarang kalau mau lewat harus memutar jauh berkilo-kilometer karena jembatan tinggal separuh dan tebing di seberang juga longsor," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian, Senin (12/1/2026).
Tak hanya di Gembong, banjir bandang juga menerjang wilayah hilir di Kecamatan Margoyoso. Debit air Sungai Suatu yang meningkat drastis mengakibatkan tanggul sungai sepanjang 20 meter jebol.
Dampaknya, banjir bandang menerjang Desa Bulumanis Kidul dengan sangat cepat. Berdasarkan laporan terkini, sejumlah rumah warga rusak dan ratusan rumah lainnya terendam lumpur. Akses jalan desa pun tertutup material sisa banjir yang dibawa dari lereng Muria.
Hingga saat ini, warga bersama petugas gabungan mulai berupaya membersihkan sisa-sisa lumpur di area permukiman. Namun, perhatian utama masyarakat adalah perbaikan jembatan di Gembong dan penutupan tanggul di Margoyoso guna mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Warga berharap pemerintah daerah segera menurunkan bantuan alat berat dan material untuk membangun akses darurat agar isolasi antar-desa dapat segera teratasi.
Editor: Kastolani Marzuki