Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Ambruk Terdampak Longsor, Akses Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Terputus
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Banjir dan longsor menerjang Sukabumi, Jawa Barat akibat cuaca ekstrem, Kamis (7/3/2025). Akibat kejadian ini, tiga warga tewas dan lima lainnya hilang hingga Jumat (7/3/2025).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sukabumi, satu korban tewas ditemukan di wilayah Kecamatan Simpenan dan dua korban lainnya di Palabuhanratu.

Kedua korban tewas ini merupakan ibu dan anak bernama Zahra (40) serta Nurul (3) warga Kampung Gumelar, RT 02/RW 22, Kelurahan Palabuhanratu. Mereka hanyut terseret banjir dan ditemukan dalam kondisi berpelukan. Sementara satu korban lainnya berinisial NS asal Kecamatan Simpenan.

Sementara itu tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan.

Identitas lima korban hilang akibat banjir dan longsor Sukabumi:

Mondi (L/9 tahun) – Kecamatan Simpenan
Yayar (L/50 tahun) – Kecamatan Simpenan
Darjat (L/60 tahun) – Kecamatan Lengkong
Siti Maryam (P/35 tahun) – Kecamatan Lengkong
Ahyar Fauzi (L/9 tahun) – Kecamatan Lengkong

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan 17 kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor di antaranya Kadudampit, Curugkembar, Palabuhanratu, Waluran, Bantargadung, Cisaat, Cikembar, Warungkiara, Sagaranten, Lengkong, Jampangtengah, Ciemas, Cimanggu, Pabuaran, Gunungguruh, Cikakak dan Cicantayan. 

"Wilayah Kabupaten Sukabumi mengalami beberapa kejadian bencana yang disebabkan oleh cuaca ekstrem dan hujan deras yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama," kata Daeng Sutisna, Jumat (7/3/2025).

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut