Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Pati Sudewo Bantah Terlibat Korupsi: Saya Dikorbankan, Tidak Tahu Sama Sekali!
Advertisement . Scroll to see content

Brimob Tembus 11 Titik Longsor Agam, Evakuasi 69 Jenazah dan Bangun Solar Panel untuk Warga

Sabtu, 06 Desember 2025 - 23:53:00 WIB
Brimob Tembus 11 Titik Longsor Agam, Evakuasi 69 Jenazah dan Bangun Solar Panel untuk Warga
Upaya penyelamatan korban banjir bandang dan longsor Agam memasuki hari ke-11 dengan operasi besar-besaran oleh Brimob Polda Sumatera Barat. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

AGAM, iNews.id – Upaya penyelamatan korban banjir bandang dan longsor Agam memasuki hari ke-11 dengan operasi besar-besaran oleh Brimob Polda Sumatera Barat yang berhasil menembus wilayah-wilayah terisolasi. Medan ekstrem, tebalnya material longsor, serta cuaca yang tidak bersahabat membuat proses pencarian berlangsung sangat berat. Namun personel Brimob terus bergerak hingga kini telah menembus 11 titik longsor penting.

Dua tim anjing pelacak K9 diturunkan untuk menyisir sektor krusial di Desa Kayu Pasak dan Subarang Air. Kehadiran K9 mempercepat proses pencarian mengingat banyaknya lokasi yang sulit dijangkau. Hingga hari ke-11, 69 jenazah berhasil dievakuasi, sementara sekitar 50 orang masih belum ditemukan.

Selain pencarian korban, prioritas Brimob kini bergeser ke pembukaan akses dan distribusi logistik. Tiga wilayah yang sebelumnya terisolasi satu per satu berhasil ditembus. Dua di antaranya kini sudah dapat dimasuki kendaraan sehingga bantuan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat bisa disalurkan.

Satu titik terakhir yang dikenal sebagai Tulang Gajah masih dalam proses pembersihan. Lokasi ini menjadi tantangan karena material longsor yang menumpuk sangat tebal dan rentan bergerak. Brimob terus bekerja menggunakan alat berat sekaligus evakuasi manual untuk mempercepat akses masuk.

Komandan operasi menjelaskan bahwa proses penanganan sejak hari pertama diarahkan pada penyelamatan jiwa dan evakuasi korban. 

Beberapa daerah termasuk Subarang Air sudah berhasil ditembus menggunakan jembatan darurat. Setelah akses terbuka, Brimob mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak. Evakuasi dan logistik berjalan bersamaan untuk memastikan semua titik terdampak mendapat perhatian.

Tidak hanya membuka akses dan membawa logistik, Brimob juga membangun fasilitas solar panel di wilayah yang masih terputus aliran listrik. Penerangan ini menjadi kebutuhan vital bagi warga yang masih tinggal di tenda-tenda darurat. Lampu tenaga surya menjadi harapan baru di tengah kondisi desa yang gelap gulita sejak bencana terjadi.

Solar panel tersebut dipasang di beberapa permukiman untuk membantu penerangan malam hari serta mendukung kegiatan darurat lainnya. Keberadaan listrik sementara ini sangat membantu warga, terutama anak-anak dan lansia, yang membutuhkan kondisi tenda yang lebih aman dan stabil.

Dengan berbagai upaya ini, Brimob menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana Agam, mulai dari evakuasi, pembukaan jalur, distribusi logistik, hingga penyediaan penerangan bagi warga terdampak.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut