Data Manifest Simpang Siur, Puluhan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 Masih Dicari
SURABAYA, iNews.id - Musibah terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep meninggalkan kisah memilukan dan mencekam bagi para penumpang. Berjuang hidup di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang cepat membesar, sejumlah penumpang terpaksa melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
Sunarto dan Ahmad, dua di antara penumpang KMP Mutiara 2 yang selamat, membagikan detik-detik menegangkan saat api mengamuk di badan kapal. Mereka menceritakan bagaimana suasana kepanikan melanda seluruh area kapal ketika asap hitam tebal mulai memenuhi ruangan.
"Kapal dipenuhi asap, penumpang panik. Saya akhirnya nekat melompat ke laut bersama anak saya," tutur salah satu korban selamat. Ia menambahkan bahwa mereka harus bertahan di tengah laut selama lebih dari satu jam menggunakan jaket pelampung sebelum bantuan kapal lain datang mendekat.
Berdasarkan data terbaru dari Basarnas, sebanyak 133 penumpang selamat berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Namun, insiden ini merenggut lima korban jiwa, sementara puluhan penumpang lainnya dilaporkan masih belum diketahui keberadaannya akibat ketidaksesuaian data manifest penumpang.
Di tempat terpisah, puluhan keluarga korban terus berdatangan ke Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta posko di Pelabuhan Kalianget Sumenep untuk mencari kepastian nasib sanak saudara mereka yang hingga kini masih hilang kontak.
Pemerintah setempat bersama TNI, Polri, dan tim SAR gabungan telah menyiagakan tiga rumah sakit rujukan serta mengerahkan kapal patroli hingga helikopter untuk memaksimalkan operasi pencarian dan evakuasi korban di perairan Sumenep.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar