Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala BGN Sudaryono: Saya dan Keluarga Tidak Punya Dapur MBG
Advertisement . Scroll to see content

Dilantik Prabowo, Sudaryono Janji Bersihkan Tata Kelola BGN dan Pastikan Program MBG Bebas Korupsi

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:16:00 WIB
Dilantik Prabowo, Sudaryono Janji Bersihkan Tata Kelola BGN dan Pastikan Program MBG Bebas Korupsi
Sudaryono resmi pimpin BGN dan menegaskan zero tolerance terhadap korupsi. Dia berjanji memperkuat transparansi serta digitalisasi Program MBG. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Dalam jabatan barunya, Sudaryono mendapat amanah untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus membenahi tata kelola program tersebut agar berjalan lebih baik.

Sudaryono menegaskan pelaksanaan MBG harus dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Dia memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), maupun pihak-pihak yang mencatut namanya untuk menawarkan jasa terkait program MBG.

"Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya, zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi, dan hanky panky, dan copet-copetan sebagaimana yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Sudaryono di Istana Negara, Jakarta.

Menurutnya, pembenahan tata kelola BGN menjadi prioritas utama mengingat Program MBG menggunakan anggaran negara yang berasal dari uang rakyat. Karena itu, setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Dia menegaskan setiap rupiah anggaran harus dimanfaatkan sesuai tujuan program, yakni menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta lanjut usia.

Sudaryono juga berkomitmen meningkatkan transparansi melalui sistem yang lebih modern dan terdigitalisasi. Proses yang masih dilakukan secara manual akan diperbaiki agar seluruh kegiatan memiliki rekam jejak yang jelas dan mudah diawasi.

"Yang tidak transparan harus kita buat transparan. Kalau masih manual, bagaimana caranya supaya bisa digital dan ada rekam jejaknya. Yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi, semuanya harus terang benderang," tegasnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut