Gedung Terbakar, 1.000 ASN Bapenda DKI Diberlakukan WFH
JAKARTA, iNews.id — Kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, berujung pada penyesuaian pola kerja ribuan pegawai. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan skema kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bergantian bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak.
Langkah darurat ini diterapkan demi menjamin fungsi pelayanan publik Pemprov DKI tetap berjalan tanpa gangguan pascamusibah. Gedung setinggi 16 lantai yang dilahap si jago merah tersebut merupakan kantor gabungan lintas dinas yang dihuni sekitar 1.000 pegawai."Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN," papar Pramono, Sabtu (8/8/2026).
Pramono menegaskan, pengalihan tempat kerja ini mengombinasikan skema WFH dan pemanfaatan kantor suku dinas di wilayah kota serta aset pemprov lainnya.
"Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, kami menginstruksikan seluruh ASN Bapenda Jakarta yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme WFH secara bergantian, berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya. Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.
Amukan api melahap lantai 11 hingga lantai 16 gedung tersebut pada Jumat malam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta bekerja ekstra keras melakukan penanganan hingga situasi berhasil dikendalikan dan masuk tahap pendinginan pada Sabtu dini hari.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa petugas terpaksa melakukan penyekatan ketat agar kobaran api tidak merembet ke lantai bawah.
"Kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16. Memang prosesnya agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan api ke lantai di bawahnya," kata Bayu.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar