Gelombang Laut Jawa Tembus 3 Meter, Basarnas Kesulitan Cari Korban KM Virgo Transport 8
BANJARMASIN, iNews.id – Misi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus dimaksimalkan pada hari kedua. Hingga saat ini, sebanyak 129 penumpang dilaporkan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Proses evakuasi tahap kedua yang dilakukan oleh kapal milik Pertamina, Kapal Mawar/Mawuhau, berhasil mendaratkan 16 korban di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin pagi. Dari total 16 penumpang yang diangkut tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Para korban selamat yang tiba di pelabuhan langsung disiagakan untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Sejumlah korban yang mengalami cedera berat, sesak napas akut, serta trauma tinggi langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan. Berdasarkan pembaruan data Posco Basarnas hingga pukul 08.00 WITA, total korban selamat dan terevakuasi mencapai 114 orang.
Di sisi lain, perwakilan Kementerian Perhubungan bersama Kepala Basarnas dan KNKT menyelenggarakan konferensi pers bersama awak media untuk menyampaikan perkembangan terkini. Pada pencarian hari kedua ini, Basarnas mengerahkan lima armada pesawat udara untuk memperluas jangkauan penyisiran titik koordinat lokasi terbaliknya Kapal Virgo Transport 8.
Meskipun tim penyelam dari unsur TNI dan Polri telah disiagakan penuh di lokasi kejadian, proses penyelaman di bawah permukaan air laut masih belum bisa dilaksanakan secara maksimal akibat terkendala faktor alam.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah, tingginya gelombang laut yang diperkirakan melebihi 3 meter, serta pergerakan arus bawah laut yang sangat kuat menjadi hambatan utama bagi tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian secara menyeluruh di sekeliling badan kapal.
Guna melayani kebutuhan informasi bagi pihak keluarga, otoritas terkait telah membuka dua posko aduan resmi, masing-masing berlokasi di titik keberangkatan Pelabuhan Surabaya dan titik tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Pihak keluarga diminta mendatangi posko dengan membawa dokumen pendukung guna membantu proses verifikasi dan identifikasi data penumpang.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar