Guru di Cianjur Viral karena Metode Pembelajaran Unik dan Inovatif
CIANJUR, iNews.id - Dede Sulaiman (32 tahun), guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SDN Cinyawar, Kecamatan Cipanas, Cianjur viral setelah mengunggah video kegiatan mengajarnya yang melibatkan pelatihan menyetrika dan melipat pakaian di dalam kelas. Metode pembelajaran tersebut dinilai unik dan inovatif.
Video tersebut langsung menjadi sorotan di media sosial dan mendapatkan banyak tanggapan positif. Biasanya, pelajaran PJOK hanya terpaku pada praktik kegiatan kesehatan dan kebugaran tubuh, tetapi Dede memperkenalkan cara baru yang lebih bervariasi dan bermanfaat bagi siswanya.
Para siswa, laki-laki maupun perempuan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Meskipun alat atau setrika digunakan secara bergantian karena keterbatasan, mereka tetap semangat belajar.
Menurut Dede, pembelajaran PJOK tidak hanya tentang kebugaran dan kesehatan tubuh, tetapi juga melatih kebersihan, kerapihan, dan rasa tanggung jawab sejak dini. "Menurut saya ini sangat penting disampaikan kepada anak-anak karena mereka bisa mandiri bertanggung jawab terhadap sebagai manusia yang mandiri, tangguh dan berdaya," ujar Dede.
Para siswa juga mengaku senang dengan metode pembelajaran ini, meskipun awalnya merasa takut saat menggunakan setrika. Namun, setelah diberikan arahan, mereka mulai terbiasa dan menikmati proses belajar.
Pihak sekolah, yang awalnya tidak menyangka salah satu tenaga pengajarnya akan viral, sangat mengapresiasi inovasi Dede Sulaiman.
Kepala sekolah, Ernawati mengatakan, meskipun awalnya Dede hanya meminta izin untuk mengimplementasikan pembelajaran PJOK, pihaknya menerima banyak apresiasi dan dukungan dari berbagai kalangan, termasuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur.
Inovasi dalam pendidikan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus mencari metode pengajaran yang kreatif dan bermanfaat bagi siswa.
Editor: Kurnia Illahi