Hari Ketiga Operasi SAR! 367 Personel Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Drone Thermal Dikerahkan
JAKARTA, iNews.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banten kembali melanjutkan pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026).
Salah satu yang masih dalam pencarian yakni jurnalis iNews.id, Yudistiro Pranoto. Memasuki hari ketiga operasi, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian menjadi enam sektor dengan total area sekitar 2.483 nautical mile persegi.
Sebanyak 367 personel dikerahkan untuk memperluas operasi pencarian di perairan Selat Sunda. Unsur gabungan yang terlibat antara lain Basarnas, TNI, Polri, dan instansi terkait.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pihaknya mengerahkan lebih banyak unsur dan sarana untuk mencari delapan orang yang masih dinyatakan hilang.
"Memasuki hari ketiga, kami memperluas area pencarian dan mengerahkan lebih banyak unsur serta sarana," ujar Al Amrad dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah sektor yang menjadi fokus pencarian. Tim SAR juga mengerahkan sejumlah kapal dan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Selain itu, pencarian didukung drone thermal, peralatan SAR air, perlengkapan medis dan komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
"Seluruh kekuatan yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," tutur Amrad.
Cuaca Jadi Tantangan
Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan dalam operasi pencarian. Cuaca di wilayah tersebut dilaporkan cerah berawan tebal dengan angin bertiup dari selatan ke utara sekitar 15 knot.
Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter.
"Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, namun upaya pencarian akan terus kami lakukan secara maksimal. Kami berharap seluruh korban segera ditemukan dan dapat kembali kepada keluarga," pungkas Al Amrad.
Hingga Kamis (10/9/2026), delapan orang tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan Selat Sunda.
Kronologi Speedboat Hilang Kontak
Lima jurnalis tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Speedboat bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam.
Namun, pada pukul 14.42 WIB, speedboat dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB ketika speedboat berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, komunikasi tidak kembali terhubung.
Speedboat tersebut membawa lima jurnalis serta tiga orang lainnya yang terdiri atas kapten kapal, anak buah kapal (ABK), dan pemandu.
Identitas 8 Orang yang Masih Dicari
Jurnalis:
Awak Kapal:
Editor: Suriya Mohamad Said