Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Murka Pangkalan AS Digempur Habis-habisan Iran, Ancam Serang Lebih Dahsyat
Advertisement . Scroll to see content

Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Trump Ancam Balas Lebih Dahsyat

Selasa, 01 September 2026 - 14:01:00 WIB
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Trump Ancam Balas Lebih Dahsyat
Iran membalas serangan AS dengan menggempur pangkalan militer di Yordania dan UEA. Trump mengancam akan melancarkan serangan lebih dahsyat. Foto iNew TV
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id – Iran melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), Senin (31/8/2026) dini hari. Serangan tersebut dilakukan sebagai pembalasan atas gempuran AS terhadap Pulau Larak di Selat Hormuz.

Serangan ini menjadi konflik bersenjata pertama antara Iran dan AS sejak akhir Juli lalu. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menembakkan rudal ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Asia Barat, termasuk kapal-kapal perang AS di sekitar Selat Hormuz.

Stasiun televisi Iran Press TV melaporkan, IRGC mengklaim serangan tersebut menghancurkan depot jet tempur di dua pangkalan udara AS di Yordania, yakni Pangkalan Udara King Hussein dan Pangkalan Udara Al Azraq.

Namun, laporan tersebut berbeda dengan informasi dari media AS. Fox News melaporkan belum ada informasi mengenai kerusakan maupun korban akibat serangan Iran karena rudal-rudal yang ditembakkan berhasil dicegat.

Sebelumnya, seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa militer AS melancarkan serangan terhadap peluncur rudal Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz, pada Minggu (30/8/2026) malam waktu setempat.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengancam akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat terhadap Iran sebagai respons atas serangan balasan Teheran.

“Kita akan menyerang mereka dengan keras. Akan ada pembalasan,” kata Trump kepada Fox News, dikutip Selasa (1/9/2026).

Trump juga mengklaim militer AS telah membantu sekitar 30 kapal dagang melintasi Selat Hormuz setiap malam. Menurut dia, kondisi Selat Hormuz kini sangat baik meski Iran telah melakukan blokade sejak awal perang AS-Israel pada akhir Februari.

“Kita mengambil alih. Banyak sekali kapal yang berhasil melintasinya tadi malam. Seperti yang Anda ketahui, dengan bantuan angkatan laut, kita telah membantu rata-rata 30 kapal setiap malam,” ujarnya.

Namun, klaim tersebut dinilai tidak sesuai dengan laporan sejumlah media. Setelah aksi saling serang antara AS dan Iran pada Minggu hingga Senin, hanya sekitar lima kapal yang dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz.

Iran pun memperingatkan bahwa setiap lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan AS terhadap wilayahnya akan menjadi sasaran serangan balasan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut